Polisi Beber Kronologi Meledaknya Tangki Truk yang Menewaskan Pekerja di Kenjeran

Polisi membeber kronologi meledaknya sebuah tangki truk di Kenjeran yang menewaskan pekerja. Begini penjelasan polisi...

Polisi Beber Kronologi Meledaknya Tangki Truk yang Menewaskan Pekerja di Kenjeran
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Polisi memeriksa lokasi ledakan tangki di sebuah depo di Jalan Nambangan, Surabaya, Senin (29/4). Satu orang tewas dalam insiden yang berawal dari saat proses pengelasan bagian tangga truk tersebut. 

Sedangkan, tubuh Abu terpental ke sisi lain dan terjerembab dengan penuh luka.

"Korban meninggal sampai terpental, kalau yang luka sempat terpental di area pabrik, karena di bawah tangki," lanjutnya.

Endri mengungkapkan, truk tanker itu milik PT Surya Mitra Tirtra Kencana yang bergerak di jasa angkutan barang.

"Itu jasa angkutan, dan memiliki beberapa tangki, biasanya menerima orderan minyak kelapa, minyak sawit, minyak residu," ucapnya.

Kebetulan, tangki yang meledak itu dalam kondisi kosong, bekas memuat cairan minyak goreng.

Namun, ungkap Endri, kondisi lambung tangki telah dikuras dari cairan sisa muatan minyak.

"Tangki yang di las muat minyak goreng, tapi sudah dicuci," ujarnya.

Endri menilai, ledakan yang begitu kuat, juga disebabkan oleh tekanan udara di dalam tangki yang meningkat drastis, lantaran katup pengisian di bagian atas tangki dalam kondisi tertutup.

Sehingga, saat gas bertekanan tinggi di dalam lambung tangki itu tersulut api alat pengelasan, maka timbullah ledakan tersebut.

"Makanya tangki kalau istirahat kan harus dibuka, apalagi mau ngelas," tukasnya.

Sejauh ini pihaknya masih mengamankan kabel pengelas dan travo las listrik yang sebelumnya digunakan para korban untuk mengelas, sebagai barang bukti.

Endri mengaku belum bisa menyimpulkan insiden tersebut diakibatkan faktor kelalaian atau murni sebagai kecelakaan.

Kasus ini akan dilimpahkan, ke Polres pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, untuk pengusutan lebih lanjut.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved