Pahlawan Pemilu 2019

Petugas TPS 19 Pacarkeling Surabaya Meninggal Dunia Usai Bertugas, Tommy sempat Mengeluh Sesak Napas

Maria Magdalena Latri (47) tak sanggup menahan kesedihannya ketika sorot matanya menerawang ke jasad Tommy Heru Siswantoro (47).

surya.co.id/danendra kusumawardana
Maria Magdalena Latri (47) menunjukkan foto dirinya bersama almarhum Tommy Heru Siswantoro (47) dan anak semata wayangnya Arnoldus Janssen Joemantoro Duta Pratama (16). 

Sebelumnya, lanjut Maria, kondisi Tommy sehat dan bugar. Tommy juga tak memiliki riwayat penyakit.

"Tidak ada riwayat penyakit apa-apa. Suami saya memang pernah sakit, cuman hanya sakit flu dan pilek saja. Selain napasnya terengah-engah, suami saya juga mengeluh capek punggungnya. Saya pun selalu memijatinya," terang Maria.

Kendati napasnya terengah-engah dan tubuhnya terasa pegal, Tommy enggan dibawa ke dokter untuk diperiksakan. Namun, sepekan berselang kondisi Tommy tak kunjung membaik.

"Puncaknya Kamis (25/4) sekitar pukul 04.00 WIB suami saya meminta untuk dibawa ke rumah sakit karena sesak. Mungkin sudah tidak kuat lagi. Sesampainya di rumah sakit saya suruh tiduran, suami saya bilang tidak bisa. Tak seberapa lama suami saya kejang-kejang. Dokter berupaya memacu jantung dan memberikan oksigen, tapi tidak bereaksi hingga nyawa suami saya tak tertolong," katanya sembari terisak.

Tommy meninggal setelah dirawat beberapa jam atau sekitar pukul 05.00 WIB di Rumah Sakit Katolik St. Vincentius A Paulo (RKZ). Tommy meninggal karena pembengkakan jantung.

Sementara itu, Gunawan Sediyono (59) Ketua KPPS TPS 19 Kelurahan Pacarkeling, mengungkapkan, Tommy telah mengeluh tidak enak badan sejak Selasa (16/4) pukul 18.10 WIB. Saat itu anggota KPPS melakukan pengambilan kotak suara di Kelurahan Pacar Keling.

"Saat mengangkat satu kotak suara ke dalam pikap, Tommy sudah mengeluh tidak enak badan. Tidak tahu masuk angin atau apa. Saya menyarankan Tommy untuk beristirahat saja," katanya kepada Surya.

Keesokan harinya, dirinya meminta kepada anggota KPPS untuk datang ke TPS pada pukul 06.30 WIB. Kala itu, seluruh anggota KPPS dalam kondisi baik.

"Di saat itu kondisi anggota fit semua, tak ada masalah apa-apa," ucapnya.

Gunawan melanjutkan, namun saat Tommy memasukkan perhitungan suara ke form C1, dia kembali mengeluh tubuhnya lemas. Saat itu waktu menunjukkan sekitar pukul 04.10 WIB.

Halaman
123
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved