Pilpres 2019

PDIP : Baru Kemarin PAN Cerca Jokowi, Sekarang Mau Gabung hanya Ingin Dapat Porsi Kekuasaan

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira minta pihak Partai Amanat Nasional ( PAN) untuk evaluasi diri soal efektifitas gabung koalisi Jokowi-Maruf Amin.

PDIP : Baru Kemarin PAN Cerca Jokowi, Sekarang Mau Gabung hanya Ingin Dapat Porsi Kekuasaan
foto: istimewa
ILUSTRASI. Poster Kampanye Rapat Umum Partai Amanat Nasional (PAN). PDIP : Baru Kemarin PAN Cerca Jokowi, Sekarang Mau Gabung hanya Ingin Dapat Porsi Kekuasaan 

SURYA.co.id | JAKARTA - Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira meminta pihak Partai Amanat Nasional ( PAN) untuk mengevaluasi diri soal efektifitas gabung di koalisi Jokowi-Maruf Amin.

Menurut Andreas, karena akan menjadi pelajaran buruk bagi demokrasi, seolah para elit politik “membohongi” rakyat.

Sebab, sebelumnya PAN adalah pengusung pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 untuk melawan petahana Jokowi-Maruf Amin yang diusung salah satunya oleh PDIP.

Karena itu, Andreas mengatakan, PAN harus menilai sendiri etis atau tidak, setelah pasangan Jokowi-Maruf Amin menang, terus mau bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi-Maruf Amin.

UPDATE Real Count KPU Pilpres 2019, Prabowo Ungguli Jokowi di 15 Wilayah Sementara, Lihat Lengkapnya

" PAN sendiri yang perlu mengevaluasi dan mengonsolidasi diri, apakah efektif dan perlu bergabung dalam koalisi," ujar Andreas Hugo Pareira kepada Tribunnews.com (grup SURYA.co.id), Minggu (28/4/2019).

"Baru kemarin mencerca capres Jokowi dengan berbagai ungkapan-ungkapan yang sering tidak etis, hari ini sudah bicara bergabung dengan koalisi, hanya karena ingin ikut memperoleh porsi kekuasaan," jelasnya.

Peluang bergabung

Sebelumnya, Ketua Mahkamah Partai Amanat Nasional ( PAN) Yasin Kara mengakui pertemuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Presiden Joko Widodo bisa membuka peluang partainya bergabung kembali dengan kubu capres petahana.

"Membuka diri, kita tetap membuka diri. PAN partai paling rasional yang pernah ada. Bisa bergabung (ke Jokowi) bisa tidak," kata Yasin di Jakarta, Sabtu (27/4/2019) lalu.

Politikus senior PAN ini menilai arah koalisi PAN ke depan akan tergantung dengan evaluasi internal pasca pemilu 2019 usai.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved