Breaking News:

Berita Kediri

Indeks Pembangunan Manusia Kota Kediri Meningkat

Wali Kota Kediri terpilih Abdullah Abu Bakar mengucapkan terima kasih ke pihak yang telah turut serta dalam keberhasilan pembangunan di Kota Kediri

Penulis: Didik Mashudi | Editor: irwan sy
surya/didik mashudi
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama pejabat Forkompimda Kota Kediri meresmikan Jembatan Brawijaya dan Jembatan Lama sebagai bangunan Cagar Budaya 

SURYA.co.id | KEDIRI - Wali Kota Kediri terpilih Abdullah Abu Bakar mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut serta dalam keberhasilan pembangunan di Kota Kediri. Karena pembangunan tidak hanya dilaksanakan oleh pemerintah daerah saja, namun juga atas kerja sama dan antusiasme yang tinggi dari semua untuk ikut serta dalam mempercepat terwujudnya cita-cita bersama.

“Salah satu keterlibatan panjenengan adalah dalam kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang)," ungkap Mas Abu, sapaan akrabnya pada kegiatan Musrenbang Kota Kediri.

Mas Abu telah meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memetakan program dan kegiatannya berdasarkan potensi dan kondisi wilayah, serta melakukan evaluasi program dan kegiatan yang sudah dijalankan.

Sebelumnya Mas Abu juga mengingatkan bila pembangunan yang dilakukan di Kota Kediri harus sustainable.

Ini agar capaian-capaian pembangunan di Kota Kediri arahnya akan semakin bagus dan tentunya berdampak bagi masyarakat.

"Saya lihat arah pembangunan di Kota Kediri sudah bagus. Tapi di sini saya jelaskan pada masyarakat agar pembangunannya lebih berkelanjutan, sehingga kota ini layak dan nyaman untuk ditempati," jelasnya.

Disampaikan capaian target kinerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kediri 2014-2019.

Di mana beberapa indikator makro pembangunan mengalami peningkatan. Di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Kediri mencapai 77,13, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,47 persen, tingkat kemiskinan 7,68 persen, tingkat pengangguran terbuka 3,63 persen dan inflasi di Kota Kediri yang turun diangka 1,97 persen.

Selain mampu mencapai target kinerja RPJMD, dalam lima tahun ini Pemerintah Kota Kediri telah meraih banyak penghargaan.

“Di Kediri ini kan banyak warga berusia produktif bonus demografinya sudah sejak 2018. Sehingga Pemerintah Kota Kediri akan mencoba menyambungkan mereka dengan market place. Saat ini yang sudah tersambung dengan kita Buka Lapak dan Gojek yang sudah mulai sounding karena mereka menginginkan UMKM bayarnya dengan go-pay,” ungkapnya.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama pejabat Forkompimda Kota Kediri meresmikan Jembatan Brawijaya dan Jembatan Lama sebagai bangunan Cagar Budaya
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama pejabat Forkompimda Kota Kediri meresmikan Jembatan Brawijaya dan Jembatan Lama sebagai bangunan Cagar Budaya (surya/didik mashudi)

Sementara Sekretaris Kota (Sekota) Kediri, Budwi Sunu Hernaning, menyampaikan seluruh jajaran pejabat dan staf Pemkot Kediri mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Mas Abu dan Ning Lik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri masa bakti 2019 - 2024.

"Seluruh pejabat dan staf Pemkot Kediri siyap menjalankan tugas- tugas yang tertuang dalam RPJMD 2019-2024 untuk meraih Kota Kediri Unggul Dan Makmur dalam Harmoni," jelas Budwi Sunu Hernaning, Minggu (28/4).

Sementara pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri dihadiri undangan anggota Forkompimda, Ketua DPRD Kota Kediri, Kapolresta Kediri, Dandim 0809 Kediri, Kajari Kota Kediri, Kepala Pengadilan Negeri Kota Kediri, Komandan Brigif dan Danyonif 521 Dhadaha Yodha.

Sedangkan pejabat eksternal yang diundang Ketua KPU Kota Kediri, Ketua Bawaslu, Pimpinan Bank Indonesia, Kantor OJK Kediri, PT Gudang Garam dan Bank Jatim Kota Kediri.

Sementara pejabat di lingkungan Pemkot Kediri yang diundang Sekretaris Kota Kediri dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Kediri.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved