Wacana Pemindahan Ibu Kota

Bila Ibukota Dipindah Dari Jakarta, BNPB Rekomendasikan Pulau Kalimantan. Ini Pertimbangannya

BNPB merekomendasikan pulau Kalimantan dijadikan lokasi ibukota negara yang baru. Potensi bencana dan kebakaran hutan jadi pertimbangannya.

Bila Ibukota Dipindah Dari Jakarta, BNPB Rekomendasikan Pulau Kalimantan. Ini Pertimbangannya
ist/twitter @Sutopo_PN
Gambaran sebaran potensi gempa bumi di Indonesia yang dibagikan oleh akun Twitter @Sutopo_PN. Di peta ini terlihat pulau Kalimantan paling kecil potensinya. 

SURYA.co.id | MALANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merekomendasikan pulau Kalimantan dipilih sebagai alternatif Ibu Kota Negara.

Rekomendasi ini muncul setelah ada wacana pemindahan Ibukota Negara yang dikemukakan oleh Presiden Jokowi dan mulai dimatangkan di istana.

Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo mengungkapkan, dari segi kebencanaan, pulau Kalimantan mempunyai potensi kecil terdampak bencana jika dibandingkan dengan pulau lain di Indonesia.

Dari total luas pulau Kalimantan, hanya bagian timur yang dikelilingi sesar aktif yakni sesar Tarakan, sesar Mangkalihat dan Sesar Meratus di sisi selatan.

"Ada sesar aktif tapi itu jauh letaknya. Dan kalaupun ada gempa kecil kemungkinan dampaknya," kata Doni ketika berkunjung di Malang, Senin (29/4/2019).

Jokowi Putuskan Ibu Kota Dipindah ke Luar Jawa, Ini 3 Alternatif Pengganti Jakarta

Ia menambahkan wilayah paling aman di pulau Kalimantan yakni Kalimantan tengah. Di wilayah tersebut, belum ditemukan jejak gempa yang cukup parah seperti di wilayah lain seperti di Sumatera, Sulawesi dan Jawa.

"Kalimantan tengah itu relatif aman lah," ucap dia.

Kendati demikian, Doni mengatakan potensi kebakaran hutan di Kalimantan cukup tinggi. Pada Agustus 2018, tercatat empat orang tewas akibat kebakaran hutan.

Secara akumulatif sejak Januari hingga September 2018, lahan hutan yang terbakar di Kalimantan Selatan mencapai 1.476 hektare.

"Dari bencana alam mungkin enggak, tapi kebakaran hutan di sana cukup tinggi," katanya.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi sedang menekankan perwujudan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta.

Pada rapat terbatas kabinet yang digelar Senin (29/4) pagi tadi, Jokowi bahkan mempersilakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro untuk memaparkan kajiannya soal pemindahan ibu kota ini.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved