Potret

Yuni Ariska, Potret Security yang selalu Senyum kepada Setiap Pasien

Tidak semua orang berani memilih menjadi security (keamanan, red) dalam bidang pekerjaan, apalagi itu dilakukan seorang perempuan.

Yuni Ariska, Potret Security yang selalu Senyum kepada Setiap Pasien
surya.co.id/m sudarsono
Yuni Ariska 

SURYA.co.id | TUBAN - Tidak semua orang berani memilih menjadi security (keamanan, red) dalam bidang pekerjaan, apalagi itu dilakukan seorang perempuan.

Namun, anggapan  itu tidak berlaku bagi Yuni Ariska (19), perempuan asal Desa Kasiman, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Dara kelahiran 13 Juni 1999 itu kini bekerja sebagai security di RSNU Tuban.

Pekerjaan yang biasa dilakukan oleh kaum adam itu dijalaninya dengan tulus, meski harus menguras tenaga lebih.

"Harus iklhas, selalu tersenyum saat ikut melayani pasien ataupun pengunjung di rumah sakit," kata Yuni kepada Surya.co.id, Minggu (28/4/2019).

Perempuan tiga bersaudara itu mengaku profesi security tentu sangat menantang baginya. Sebab kebanyakan satpam adalah pria.

Terlebih di Rumah sakit harus ekstra tenaga dan kesabaran saat melayani pasien maupun pengunjung, karena setiap orang memiliki emosi berbeda-beda.

"Harus sigap dalam setiap langkah, selalu senyum terhadap pasien maupun pengunjung agar memberikan rasa nyaman," terangnya.

Meski memilliki waktu terbatas, namun Yuni juga hobi memasak. Hobi yang identik dengan dapur itu diakuinya sudah berlangsung lama. Sebab, tak jauh dari kebiasan sosok orang yang membesarkannya. 

"Idola masak tentu Ibu, ya saya hobi masak, walaupun satpam gini," pungkas perempuan bercita-cita jadi polisi itu sambil senyum.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved