Berita Tuban

Alasan Komunitas dan Pegiat Literasi di Tuban Sambut Ramadan dengan Gelar Acara Mendongeng

Pentas dalam bentuk dongeng anak dengan balutan musik yang dilaksanakan di Alun-alun Tuban didukung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Parmin
surya.co.id/m sudarsono
Komunitas dongeng (kompor donat) bersama PAPPRI Tuban menggelar acara dongeng anak dengan bermusik.   

SURYA.co.id | TUBAN - Satu di antara pegiat literasi dari Komunitas Pelopor Dongeng Anak Tuban (Kompor Donat) bekerjasama dengan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu Republik Indonesia (PAPPRI) Tuban menggelar pentas.

Pentas dalam bentuk dongeng anak dengan balutan musik yang dilaksanakan di Alun-alun Tuban didukung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat.

Pendiri Kompor Donat, Susilo Purwati mengatakan, tujuan dari acara ini untuk menyambut bulan suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari.

Bertema sambut bulan puasa yang diperagakan kakak-kakak pendongeng menjadikan keseruan acara ini semakin menarik.

Dengan metode dongeng, utamanya acara ini diharapkan mampu merangsang budaya berliterasi kepada anak usia dini.

"Ini dalam rangka menyambut bulan puasa, kita ingin turut serta menumbuhkan generasi yang kreatif, berani, cakap dan sifat positif lainnya. Salah satunya bisa melalui dongeng, kegiatannya sabtu kemarin, sore," Terang  Wati panggilan akrabnya, Minggu (28/4/2019).

Sementara itu perwakilan PAPPRI Tuban, Devi mengakui acara ini sangat menarik karena menjadi media belajar untuk menanamkan pendidikan positif kepada anak usia dini.

Para orang tua yang juga bisa mengetahui perkembangan anak setelah menyaksikan dongeng.

"Membaca merupakan cara mempertajam wawasan. Bagi seniman musik membaca adalah syarat utama untuk melahirkan lirik dan syair lagu yang berkualitas," pesan Devi yang juga sebagai pengurus PAPPRI.

Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan Rahayu Supriyati memberikan apresiasi kepada Kompor Donat dan Organisasi Musik PAPPRI.

Pihaknya akan selalu mendorong dan mendukung pihak manapun yang ikut berusaha mengaktifkan literasi di Kabupaten Tuban. Medianya bisa melalui berbagai macam jenis kegiatan, bisa dongeng, musik atau hal lain.

"Sinergitas seperti ini sangat dibutuhkan untuk merangsang berbudaya membaca. Kami ucapkan terima kasih kepada para penggiat literasi," pungkas Yayuk panggilan akrabnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved