Berita Mojokerto

Ratusan Buruh perushaan Air Minum di Mojokerto Gelar Unjuk Rasa, Ini Tuntutannya

Ratusan buruh perusahaan air mineral dalam kemasan, PT Segar Murni Utama atau Mojo Tras melakukan unjuk rasa

Ratusan Buruh perushaan Air Minum di Mojokerto Gelar Unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Surabaya.Tribunnews.com/Febrianto Ramadani
Ratusan buruh perusahaan air mineral dalam kemasan, PT Segar Murni Utama atau Mojo Tras melakukan unjuk rasa, Sabtu (27/4/2019) 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Ratusan buruh perusahaan air mineral dalam kemasan, PT Segar Murni Utama atau Mojo Tras melakukan unjuk rasa dengan orasi di depan kantor perusahaan Jalan Raya Jabon Anyar, Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (27/4/2019).

Dalam orasinya, para buruh yang berunjuk rasa menuntut kepada perusahaan.

Di antaranya tuntuta para buruh, yakni hak cuti tahunan, perhitungan upah lembur sesuai perundang-undangan, perusahaan mendaftarkan dan mengikutsertakan buruh sebagai peserta BPJS kesehatan dan Ketenagakerjaan, minta dipekerjakan kembali dan kenaikan upah karyawan.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia di PT. Segar Murni Utama, Wakisan, mengungkapkan, semua buruh di Perusahaan Air Mineral Dalam Kemasan itu tidak diikutsertakan sebagai peserta BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan oleh perusahaan.

Bahkan, lanjut Wakisan, Ada 36 buruh perusahaan yang dirumahkan oleh perusahaan atas dasar pengingkaran kesepakatan bersama terkait permintaan kenaikan gaji dan uang tunjangan. Akibatnya, 36 buruh yang dirumahkan tidak menerima gaji selama dua bulan.

"Saya bekerja di perusahaan ini selama lima tahun sebagai sopir pengiriman, gaji pokok saya Rp 2.125.000. Sebelumnya gaji saya Rp 1.475.000. Saya bekerja di sini untuk anak dan istri saya, bukan untuk pribadi." kata Wakisan di depan kantor Mojo Tras, Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu  (27/4/2019).

Budianto, buruh yang ikut unjuk rasa menambahkan, gaji Karyawan hanya mengalami kenaikan sebesar Rp 750.000, masih di bawah upah minimum karyawan (UMK) Kota Mojokerto.

" Kami sudah melakukan mediasi dengan kuasa hukum perusahaan. Tapi tidak ada titik temu. Gaji karyawan terendah di Mojo Tras adalah Rp 950.000 di bagian produksi. Tapi teman-teman masih bisa menerima. " ungkap pria yang bekerja sebagai security di Mojo Tras.

Dalam orasi di depan perusahaan, para buruh memberikan ultimatum kepada perusahaan. Apabila tuntutan tidak dipenuhi oleh perusahaan, para buruh akan mengerahkan massa dalam jumlah lebih banyak. (Febrianto Ramadani)

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved