Rekapitulasi Suara Tingkat PPK di Jember Ditargetkan Rampung Malam Ini

KPU Jember menargetkan rekapitulasi suara Pilpres dan Pileg 2019 di tingkat kecamatan akan selesai Jumat (26/4/2019) malam.

Rekapitulasi Suara Tingkat PPK di Jember Ditargetkan Rampung Malam Ini
surya/sri wahyunik
Suasana rekapitulasi suara di PPK Kaliwates Jember. 

SURYA.co.id | JEMBER - Rekapitulasi suara di tingkat kecamatan di Kabupaten Jember belum rampung keseluruhan sampai Jumat (26/4/2019) siang.

KPU Jember menargetkan rekapitulasi suara Pilpres dan Pileg 2019 di tingkat kecamatan itu akan selesai Jumat (26/4/2019) malam.

"Kami targetkan malam nanti selesai 100 persen untuk tingkat kecamatan," ujar Komisioner KPU Jember, Ahmad Hanafi kepada Surya.

Rekapitulasi suara di tingkat PPK atau kecamatan sudah dimulai sejak Sabtu (20/4/2019) dan Minggu (21/4/2019).

Berdasarkan jadwal, rekapitulasi di tingkat PPK harus selesai Sabtu (27/4/2019).

Sampai Jumat (25/4/2019) siang, PPK Kaliwates dan Patrang belum menyelesaikan rekapitulasi di tingkat kecamatan itu.

PPK di Kabupaten Jember sebanyak 31 PPK. Sebagian besar sejak Rabu (24/4/2019) secara bertahap PPK sudah menyelesaikan rekapitulasinya dan mengirimkan logistik Pemilu 2019 ke gudang logistik KPU. Sedangkan rekapitulasi suara di tingkat kabupaten akan dimulai Minggu (28/4/2019).

KPU Jember akan menggelar rekapitulasi di tingkat kabupaten itu di sebuah hotel di Kabupaten Jember.

Anggota Bawaslu Jember, Dwi Endah P mengatakan, dari 31 kecamatan se-Kabupaten Jember masih tersisa dua kecamatan yang belum menyelesaikan rekapitulasinya yakni PPK Kaliwates dan Patrang. Hal ini dikarenakan dua kecamatan itu merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk yang banyak.

"Kondisi tiap kecamatan berbeda. Untuk kecamatan yang jumlah penduduknya banyak memang agak lama. Seperti Kaliwates itu jumlah penduduknya banyak,' Endah.

Di sisi lain, ditemukan juga perbedaan hasil rekap antara C-1 plano dengan C-1 salinan. Akhirnya, pengawas harus meminta penghitungan ulang saat rekapitulasi di PPK itu. Penghitungan ulang itu sama dengan membuka kotak suara.

"Jika ada ketidaksesuaian hasil rekap C-1 memang kami rekomendasikan hitung ulang, artinya membuka kotak suara. Tentunya penghitungan ulang ini disaksikan pengawas dan saksi," tegas Endah.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved