Grahadi

Beranda Grahadi

Gubernur Jatim Beri Santunan Para Ahli Waris Petugas Pemilu yang Meninggal Dunia Saat Jalankan Tugas

Suasana haru pun tercipta saat Gubernur Khofifah menyambut hangat para keluarga dan ahli waris para petugas yang gugur tersebut.

Gubernur Jatim Beri Santunan Para Ahli Waris Petugas Pemilu yang Meninggal Dunia Saat Jalankan Tugas
Ist/Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Ketua KPU Jatim Choirul Anam menyerahkan santunan kepada keluarga petugas PPS, KPPS dan snggota TNI/POLRI yang meninggal dunia saat bertugas dalam Pemilu 2019 

Berdasarkan laporan dari KPU, ada sebanyak 51 orang petugas yang meninggal dunia. Serta ditambah dengan dua orang TNI/Polri yang juga gugur saat bertugss pengamanan Pemilu.

"Sore ini ada kabar lagi masuk, ada 5 lagi yang meninggal dalam tugas saat penyelenggaran, perhitungan maupun pengawalan Pemilu 17 April 2019 lalu," ucap Gubernur Khofifah.

"Maka sebagai ucapan bela sungkawa dan duka cita, Pemprov Jawa Timur memberikan santunan sebesar Rp 15 juta bagi masing-masing ahli waris," katanya.

Di sisi lain Gubernur Khofifah menegaskan bahwa sampai saat ini masih ada para petugas yang juga dalam kondisi sakit dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Secara khusus ia mengaku sudah memerintahkan dengan pemerintah daerah untuk melakukan koordinasi.

Terutama agar para petugas yang dirawat itu mendapatkan akses kesehatan yang baik dan prioritas. Termasuk soal biaya, ia ingin agar mereka dipastikan mendapatkan cover dari pemerintah terkait.

"Jika harus dirujuk ke rumah sakit tipe A karena masalah ketersediaan dokter spesialis atau karena alat tertentu yang terbatas, maka tolong bisa dipastikan mereka segera dirujuk ke rumah sakit tipe A dan Pemprov akan memberikan layanan kesehatan yang gratis pula," tegasnya.

Di sisi lain Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam mengatakan bahwa KPU Jawa Timur sudah meminta ke KPU daerah untuk lebih memperhatikan kesehatan para petugas Pemilu.

"Bahkan juga sudah ada kerjasama Dinas Kesehatan dan BPJS agar aktif melakukan pengecekan kesehatan pada petugas Pemilu, maka kami berharap tidak ada lagi yang jatuh sakit atau lebih-lebih meninggal dunia," tegasnya. (hms)

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved