Bappeko Surabaya Libatkan Mahasiswa Untuk Bangun Kawasan Bulak dan Kenjeran

Bappeko Surabaya melibatkan mahasiswa dalam penataan kawasan wisata Bulak dan Kenjeran. Kali ini yang dia libatkan adalah mahasiswa UPN Veteran.

Bappeko Surabaya Libatkan Mahasiswa Untuk Bangun Kawasan Bulak dan Kenjeran
ist
Sejumlah mahasiswa menghias tembok dengan mural di salah satu spot di kampung Bulak. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bappeko Surabaya melibatkan mahasiswa dalam penataan kawasan wisata Bulak dan Kenjeran. Kali ini yang dia libatkan adalah mahasiswa UPN Veteran.

Tak hanya diajak terjun langsung mempercantik 2 tempat itu, mahasiswa juga dipercaya untuk membangun budaya bersih dan peduli di lingkungan masyarakat pesisir Surabaya itu.

Kepala Bappeko Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan bahwa salah satu yang menjadi fokus pengembangan masyarakat pesisir adalah di bidang SDM. Membangun budaya bersih, tertib, dan peduli warga. 

"Ada program kami menggandeng mahasiswa untuk tinggal dan menginap di rumah warga. Biar ada sentuhan kehidupan dan peradaban baru bagi warga. Saat ini mahasiswa sudah turun mempercantik kampung," ujar Eri, Kamis (25/4/2019).

Para mahasiswa itu disebar untuk membangun peradaban masyarakat pesisir agar makin berdaya. Selain telah terjun ke kampung mempercantik suasana kampung dengan mural bertemakan pesisir, para mahasiswa itu juga mengajak warga mengikuti pelatihan.

Eri menuturkan bahwa pihaknya saat ini bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pembangunan Nasional “ Veteran “ Jawa Timur. Mahasiswa melakukan pembinaan dan pendampingan kepada warga Kecamatan Bulak.

Masyarakat diberdayakan untuk mengangkat potensi yang dimiliki warga Kecamatan Bulak. "Kegiatan pendampingan oleh mahasiswa itu dilaksanakan mulai awal Maret sampai dengan akhir Mei 2019 nanti," terang Eri.

Hal yang paling butuh energi ekstra adalah membangun mindset reframing dan motivasi warga. Kemudian mengikutinya dengnam semacam pelatihan. Mulai dari pemilihan produk unggulan hingga kemasan. 

Ada juga aneka produk olahan hasil laut, diversifikasi produk dari bahan limbah hasil laut, teknik packaging, labeling dan branding serta teknik pemasaran. 

Selain itu, warga juga diajak untuk memperindah lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan warga serta membuat mural di lingkungan masing-masing. 

Sementara itu, Camat Bulak Siprayitno bersyukur dengan upaya Pemkot mendatangkan mahasiswa di wilayahnya.

"Membangun budaya warga memang tidak bisa sesaat. Tapi perlu kontinyuitas dan serius. Termasuk warga juga harus serius," kata Suprayitno.

Disampaikan bahwa sejumlah kampung di Bulak saat ini memang tengah ditata para mahasiswa. Mengecat paving hingga mengecat dinding kampung warga lebih cantik. Semua mendukung.

"Bulak akan menjadi titik instagramable;" kata Suprayitno.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved