Pemilu 2019

Bawaslu Lamongan Rekomendasikan 38 TPS Lakukan Penghitungan Ulang, Ini Sebabnya

Bawaslu Lamongan merekomendasikan 38 TPS di 13 kecamatan untuk melakukan penghitungan ulang perolehan suara Pemilu 2019.

Bawaslu Lamongan Rekomendasikan 38 TPS Lakukan Penghitungan Ulang, Ini Sebabnya
istimewa
Suasana penghitungan suara di salah satu TPS di Lamongan. 

SURYA.co.id l LAMONGAN - Bawaslu Lamongan merekomendasikan 38 TPS di 13 kecamatan untuk melakukan penghitungan ulang perolehan suara Pemilu 2019. Rekomendasi ini dikeluarkan lantaran diduga ada kerancuan hasil penghitungan suara.

Ketua Bawaslu Lamongan, Miftahul Badar, mengatakan rekomendasi TPS harus lakukan penghitungan ulang karena diduga terdapat perselisihan jumlah suara antara form C1 yang ada di tangan saksi, Petugas TPS serta jumlah yang ada di dalam kotak suara.

"Ini kami temukan saat proses rekapitulasi di tingkat kecamatan," kata Badar.

Diungkapkan, setiap ada kerancuan di dalam salinan C1 yang ada di saksi, PTPS dan kotak, maka prosedur tetapnya adalah merekomendasikan pembukaan C1-Plano.

"Lha kalau C1-Plano masih ada kerancuan, maka rekomendasi kami penghitungan ulang," ujarnya.

Selisih hasil perolehan suara disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah karena faktor petugasnya yang kelelahan.

Ada faktor human error, seperti kelelahan, dalam tekanan beban pekerjaan.

Pleno rekapitulasi di tingkat kecamatan, semua proses dilakukan secara transparan.

Ia berharap kepada semua peserta pemilu agar ikut menyaksikan proses ini penghitungan, agar meminimalisir prasangka buruk.

"Kalaupun ada penggelembungan suara, maka akan terkoreksi," katanya.

Proses rekapitulasi Pemilu 2019 ini mendapat penjagaan ketat dari petugas kepolisian dan TNI.

Bahkan, yang tidak berkepentingan dilarang masuk area.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved