Pernyataan Kontroversial La Nyalla Usai Pilpres 2019, Dari Potong Leher Hingga Komentari Amien Rais

4 Pernyataan Kontroversial La Nyalla soal Jokowi vs Prabowo di Pilpres 2019, Mulai Potong Leher Hingga Komentari Amien Rais

Pernyataan Kontroversial La Nyalla Usai Pilpres 2019, Dari Potong Leher Hingga Komentari Amien Rais
SURYA
Amien Rais & La Nyalla 

SURYA.co.id | Surabaya - Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Timur La Nyalla Mattalitti menjadi perbincangan banyak orang di Jawa Timur setelah coblosan Pilpres 2019 atau Pemilu 2019 pada Rabu, 17 April 2019 selesai digelar.

Salah satu perbincangan terkait dirinya yang paling menonjol adalah soal perkataan: potong leher jika Capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf kalah di Madura.

Perkataan La Nyalla itu diucapkan pada akhir tahun lalu, tepatnya Selasa 11 Desember 2018 di kediaman Ma'ruf Amin, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat

"Saya kan sudah ngomong potong leher saya kalau Prabowo bisa menang di Madura," ujar La Nyalla kala itu.

Sekadar diketahui, kedatangan La Nyalla kala itu untuk berkonsolidasi terkait kemenangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Tidak hanya soal potong leher, perkataan La Nyalla yang lain usai coblosan juga menjadi perbincangan banyak orang, termasuk komentarnya kepada Amien Rais.

Gus Nadir Sentil Tengku Zulkarnain soal Hitungan Ngawur Pilpres 2019, Soroti Kinerja Fahri Hamzah

Pengakuan Andre Taulany di Polda Metro Jaya terkait Pelaporan Istrinya Diduga Hina Prabowo : Diretas

Potret Hansip Cantik yang Diduga Sempat Amankan TPS Tulungagung Viral di Medsos, Bikin Klepek-klepek

Pernikahan Maia Estianty Bisa Gagal Jika Tak Lakukan ini, Istri Irwan Mussry Dinilai Banyak Berubah

Berikut SURYA.co.id sarikan sejumlah pernyataan kontroversial La Nyalla dari sejumlah pemberitaan yang ada.

1. Soal Janji Potong Leher

KOMPAK - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (kiri) salam kepalkan tangan bersama Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Jatim, La Nyalla Mahmud Mataliti dalam Musyawarah Cabang IV MPC PP Kabupaten Gresik, Minggu (24/3/2019).
KOMPAK - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (kiri) salam kepalkan tangan bersama Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Jatim, La Nyalla Mahmud Mataliti dalam Musyawarah Cabang IV MPC PP Kabupaten Gresik, Minggu (24/3/2019). (SURYAOnline/Sugiyono)

Setelah coblosan Pilpres 2019 usai, perkataan La Nyalla soal potong leher itu dikomentari Bendahara DPC Partai Gerindra Cabang Pamekasan, Khairul Kalam.

Ia menagih janji La Nyalla untuk memotong leher jika Capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf kalah di Madura.

Halaman
1234
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved