Pemilu 2019

Dua Petugas PPS di Lamongan Sakit saat Pemungutan Suara Pemilu 2019

Dua Petugas PPS di Lamongan Sakit saat Pemungutan Suara Pemilu 2019 dan tidak bisa melanjutkan kerjanya

Dua Petugas PPS di Lamongan Sakit saat Pemungutan Suara Pemilu 2019
Surabaya.Tribunnews.com/Hanif Manshuri
Saidatun Nihayah, satu diantara anggota PPS yang tumbang dirawat di Puskesmas. 

 Dua Petugas PPS di Lamongan Sakit saat Pemungutan Suara Pemilu 2019

SURYA.co.id l LAMONGAN - Diduga karena kelelahan, 2 penyelenggara Pemilu 2019 dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Lamongan terpaksa menjalani perawatan di Puskesmas.

Keduanya petugas TPS tak mampu lagi melaksanakan kerja karena kelelahan.

Komisioner KPU Lamongam, Fathkurrohman kepada SURYA.co.id pada Senin (22/04/2019) membenarkan adanya 2 anggota PPS yang ada di Lamongan terpaksa dilarikan Puskesmas.

"Yang jelas sampai hari ini ada 2 penyelenggara yang dilarikan ke Puskesmas, dua-duanya dari Kecamatan Sukodadi," kata Fathkur.

Keduanya petugas PPS yang sakit, yakni Ketua PPS Desa Balungtawun, Kecamatan Sukodadi dan anggota PPS Desa Balungtawun yaitu, Anas dan Saidatun Nihayah.

"Mereka tiba-tiba pingsan ketika sedang merekapitulasi suara tingkat kecamatan," jelasnya.

Sampai hari ini masih menjalani rawat inap di Puskesmas Sukodadi. Mereka berdua, pingsan ketika sedang berlangsung rekapitulasi penghitungan suara dan baru 5 TPS dari 11 TPS di Desa Balungtawun yang dibacakan dan langsung pingsan.

Untuk menjaga agar kondisi kesehatan para penyelenggara tidak kelelahan, dan tidak terulang adanya petugas tumbang, Polres Lamongan bersama Dinkes menurunkan tim medis untuk memeriksa kondisi kesehatan para penyelenggara yang hari ini masih berlangsung menggelar rekapitulasi penghitungan suara tingakat kecamatan.

"Antisipasi agar jangan sampai ada petugas yang jatuh pingsan karena kelelahan," kata Fatkhur.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved