Pilpres 2019

90 Petugas KPPS Meninggal Dunia, KPU Akan Beri Santunan Rp 36 Juta & Cacat Rp 30 Juta

Hingga pukul 15.00 Senin (22/4/2019), sebanyak 90 anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) meninggal dunia diduga karena kelelahan.

90 Petugas KPPS Meninggal Dunia, KPU Akan Beri Santunan Rp 36 Juta & Cacat Rp 30 Juta
TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH
Ketua KPU Arief Budiman memberikan penjelasan dalam rapat pleno di Gedung KPU, Jakarta, Senin (08/04/2019). 

SURYA.co.id | JAKARTA - Hingga pukul 15.00 Senin (22/4/2019), sebanyak 90 petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) meninggal dunia diduga karena kelelahan.

Rencananya, KPU akan memberikan santunan kepada keluarga korban kisaran Rp 30 juta hingga Rp 36 juta.

Sedangkan anggota KPPS yang mengalami cacat karena bertugas, mereka akan diberi santunan kisaran Rp 16 juta dan maksimal Rp 30 Juta.

Hingga hari ini, KPU juga mencatat, sebanyak 374 petugas KPPS sakit.

"Terkait dengan jumlah sementara sampai pukul 15.00, jumlah update KPPS yang tertimpa musibah 90 orang meninggal dunia, kemudian 374 orang sakit bervariasi," kata Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

Jumlah tersebut tersebar di 19 provinsi di Indonesia.

Para petugas yang meninggal dunia maupun sakit ini diduga kelelahan usai bertugas melakukan penghitungan dan rekapitulasi suara pemilu.

Menurut Arief, pihaknya bakal memberi santunan kepada para korban, baik yang meninggal dunia maupun sakit.

Rencana santunan tersebut masih akan dibahas KPU bersama pihak Kementerian Keuangan, Selasa (23/4/2019).

"KPU sudah membahas secara internal terkait santunan yang akan diberikan ke KPPS, dengan memperhitungkan regulasi BPJS. Besok Sekjen akan bertemu dengan para pejabat Kemenkeu kami usulkan dalam pembahasan," ujar Arief.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved