Berita Gresik

Siswi MINU Gresik Gelara Fashion Show Bareng Ibu di Hari Kartini

Siswi Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MI NU) Terate Putri, menggelar lomba fashion show siswi dan wali murid.

Siswi MINU Gresik Gelara Fashion Show Bareng Ibu di Hari Kartini
Surabaya.Tribunnews.com/Willy Abraham
Fashion Show siswi SD dan Wali Murid memperingati Hari Kartini di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MI NU) Terate Putri, Sabtu (20/4/2019). Foto : Willy Abraham 

Siswi MINU Gresik Gelara Fashion Show Bareng Ibu di Hari Kartini

SURYA.co.id | GRESIK - Memperingati hari Kartini yang jatuh pada Minggu, (21/4/2019) besok. Siswi Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MI NU) Terate Putri, menggelar lomba fashion show siswi dan wali murid.

Acara diselenggarakan di dalam lingkungan sekolah MI NU Terate putri.

Seluruh siswi mengenakan pakaian adat nusantara sepeti pakaian adat tulang bawang dari Provinsi Lampung, pakaian adat tradisional bali, pakaian adat tradisional Jawa, pakaian adat provinsi Kalimantan Tengah dan berbagai macam pakaian adat lainnya.

Lomba ini diikuti oleh 480 siswi SD yang duduk di kelas I sampai kelas V. Untuk pertama kalinya, lomba fashion show melibatkan wali murid hanya untuk kelas siswi kelas I sampai kelas III saja.

Acara yang bertajuk "Kartini Milenial" ini sontak mengundang decak tawa saat beberapa siswi bersama ibunya berlenggak-lenggok menggunakan pakaian adat bak model diatas catwalk.

Panitia Acara yang juga guru kelas V, Khozainul Ulum mengatakan acara memperingati hari kartini diadakan secara meriah tidak hanya melibatkan siswi melainkan juga wali murid.

"Supaya bentuk keserasian antara anak dan orang tua bisa diwujudkan di sini (di sekolah) tidak hanya dirumah," ujarnya.

Melihat respon dari wali murid yang cukup antusias, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan mengadakan acara seperti ini tahun depan dan melibatkan seluruh wali murid dari kelas I sampai kelas V.

Dewan juri yang didatangkan pada pagi hari ini berasal dari dalam dan luar negeri. Mereka adalah Joel Lopez (20) dari, Perancis, Melda (21) dari Timor Leste dan
Anisa Wahyu Ningtyas Yuk Gresik 2017.

Mereka melakukan penilaian diantaranya menilai ekspresi di atas panggung, pergerakan badan dan cara berjalan.

Salah satu juri yang berasal dari Perancis, Joel Lopez mengaku takjub melihat pemandangan anak-anak sekolah dasar yang mengenakan pakaian adat di Indonesia. Banyaknya pakaian adat yang digunakan membuatnya bangga bisa melihat kekayaan seni disini.

"Ini baru pertama kali saya melihat anak-anak lomba menggunakan pakaian adat yang banyak sekali seperti ini. Ini pengalaman luar biasa saya di Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta, Jihan Hafido Lutfiyah (8) siswi kelas II mengatakan pertama kali fashion show bareng ibu.

"Senang, baru pertama kali sama mama naik diatas panggung," kata dia yang mengenakan pakaian adat dari Provinsi Riau. (wil)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved