Pemilu 2019

Proses Pemilu 2019 di Pasuruan Mendapatkan Catatan dari KIPP, Ini Rinciannya

Yang kedua, kata dia, di dalam DPT yang tertera di setiap TPS, masih terdapat daftar warga yang telah meninggal.

Proses Pemilu 2019 di Pasuruan Mendapatkan Catatan dari KIPP, Ini Rinciannya
surya.co.id/galih lintartika
Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Pasuruan Nur Karoma Rohma 

Di sini, lanjut dia, surat suara DPR RI diterima double di dalam kotak suara DPR RI dan DPRD Provinsi.

Artinya tidak ada satu lembar pun surat suara DPRD Provinsi di TPS 17.

Kejadian ini sangat mengganggu jalanya acara pencoblosan di TPS.

Disampaikan Rahma, kondisi ini jelas merugikan, karena yang tersedia hanya 4 jenis surat suara untuk para pemilih.

Yakni Pilres, DPR RI, DPD RI dan DPRD Kabupaten Pasuruan.

Nah, secara terpaksa petugas PPS Desa Ngerong berinisiatif menyikapi kekurangan 1 surat suara DPRD Provinsi tersebut dengan mengambilkan dari surat suara cadangan di beberapa TPS terdekat.

"Bagi kami, tindakan itu sudah tidak dibenarkan. Sebab akan membuat permasalahan baru di TPS lain apabila juga mengalami kekurangan surat suara serupa. Ini jelas mengganggu hak suara seseorang bila seumpama terjadi," jelasnya.

Ia berpendapat, KPPS, PTPS, PPS, perlu berkoordinasi dengan KPU atau Bawaslu Kabupaten Pasuruan agar segera didistribusikan surat suara yang tidak didapatkan di TPS tersebut.

"Pendistribusian yang salah merupakan kelengahan penyelenggara pemilu, namun lebih fatalnya tindakan yang dilaksanakan di tingkat TPS," urainya.

Ia menduga, banyak permasalahan surat suara terjadi di banyak TPS, serperti surat suara tertukar dapil, atau kekurangan dan kelebihan surat suara.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved