Berita Malang

Penjual Kopi Temukan Mayat Bayi di Dalam Kantong Kresek

Sesosok mayat bayi ditemukan oleh seorang penjual kopi, terbuang dalam kantong kresek di Ciptomulyo, kecamatan Sukun, Kota Malang

Penjual Kopi Temukan Mayat Bayi di Dalam Kantong Kresek
surabaya.tribunnews.com/rifky edgar
Tim RJT saat mengevakuasi jasad seorang bayi perempuan yang dibuang di dalam tas kresek berwarna hitam di Jalan Kolonel Sugiono Gang II, Ciptomulyo, Sukun, Kota Malang, Kamis (18/4). 

SURYA.co.id | MALANG - Sesosok mayat bayi ditemukan terbuang dalam kantong kresek di Ciptomulyo, kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (18/4/2019).

Jafar (70) warga Jalan Kolonel Sugiono Gang II, Ciptomulyo, Sukun, Kota Malang mengatakan, bayi perempuan itu ditemukan pada Kamis dini hari oleh Muchson Munahar (47) seorang penjual kopi

Saat itu, Muchson curiga dengan bau busuk yang berada di depan gang.

Kemudian, Muchson melapor kepada Jafar yang kebetulan sedang berjaga di TPS usai melakukan perhitungan suara.

Setelah dicek, dan di cari, dia menemukan bungkusan tas kresek berwarna hitam.

Pada saat dibuka, Jafar kaget lantaran di dalamnya berisi seorang jasad bayi dan kain handuk berwarna hijau.

"Kalau dilihat dari kondisinya mungkin sudah meninggal selama beberapa hari," ucapnya kepada awak media.

Miris, Penderita Gangguan Jiwa di Kediri Menggigit Jari Tangannya Sendiri Hingga Putus Bila Kambuh

Waspadai Penipuan Dengan Modus Tukar Uang Receh. Pelakunya Masih Berkeliaran

Jafar sendiri tak menyangka, bahwa apa yang ia temukan di dalam kresek tersebut ialah seorang jasad bayi.

Di hanya mengkira bahwa di dalam kresek tersebut adalah sampah biasa.

"Baunya sudah menyengat, saya kira memang sampah biasa, makanya saya buka karena penasaran," jelasnya.

Setelah menemukan jasad bayi tersebut, warga kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Tak berselang lama, tim RJT bersama ambulance datang untuk membawa jasad bayi malang tersebut

Kini, bayi tersebut telah di bawa ke kamar mayar Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

"Tadi ada tim yang membawanya ke RSSA. Kemungkinan bayi itu dibuang bukan oleh warga sini. Karena di sini tidak ada yang hamil," tandasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved