Jumat, 17 April 2026

Berita Surabaya

Rumah Sakit Universitas Airlangga Luncurkan Buku Manajemen HIV/AIDS

Rumah Sakit Universitas Airlangga meluncurkan buku yang berisi penatalaksanaan kasus HIV/AIDS yang komprehensif dan terkini.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Sulvi Sofiana
Rumah Sakit Universitas Airlangga Luncurkan Buku Manajemen HIV/AIDS 

Rumah Sakit Universitas Airlangga Luncurkan Buku Manajemen HIV/AIDS

SURYA.co.id | SURABAYA – Rumah Sakit Universitas Airlangga meluncurkan buku yang berisi penatalaksanaan kasus HIV/AIDS yang komprehensif dan terkini.

Dngan judul Manajemen HIV/AIDS Terkini, Komprehensif, dan Multidisiplin. Launching buku tersebut dilakukan pada hari pertama Simposium Manajemen HIV/AIDS, pekan lalu.

dr Cahyo Wibisono Nugroho Sp PD, ketua pelaksana simposium dan peluncuran buku mengungkapkan buku tersebut disusun 71 kontributor yang juga merupakan dosen Fakultas Kedokteran (FK) Unair.

Namun, selain dokter, buku itu juga ditulis oleh ahli farmasi serta perawat. Tujuannya adalah mencapai sisi komprehensif pada penatalaksanaan HIV/AIDS.

”Kami membuat buku ini sebagai media informasi kepada profesi di luar, terutama profesi yang memiliki minim akses. Yakni, profesi kesehatan di luar Jawa,” terangnya ketika dikonfirmasi SURYA.co.id Rabu (17/4/2019).

Pada saat bekerja di lapangan, berbagai profesi tidak bisa berdiri sendiri atau bekerja secara sendiri. Karena itu, RS Unair memandang sangat perlu untuk menyatukan visi dan misi para profesional kesehatan.

”Karena, dalam satu buku ini dapat memberikan edukasi dari berbagai bidang kesehatan sehingga profesi kesehatan yang minim akses tetap dapat memberikan pelayanan kepada pasien dengan maksimal,” tambah Cahyo.

Jadi, nantinya akan menjadikan pelayanan pasien, terutama pada pasien HIV, dapat terlaksana secara maksimal.

Cahyo menambahkan buku ini merupakan satu-satunya buku di Indonesia yang membahas manajemen HIV/AIDS dari berbagai bidang.

Penyusunannya dilakukan berdasar penelitian dan telaah pustaka dengan sistematis berdasar Evidence Based Medicine (EBM) bukan Testimonial Based Medicine (TBM).

”Buku dengan materi HIV/AIDS khusus tentu sudah banyak. Namun, yang ini komprehensif di mana kami membahas dari berbagai sisi. Buku ini satu-satunya di Indonesia,” ujar Cahyo.

Selain menjelaskan informasi umum tentang HIV/AIDS, isi dari buku tersebut juga meliputi manajemen HIV/AIDS dari berbagai macam bidang. Yakni, di bidang penyakit dalam, bedah, dermatologi dan venereologi, paru, jantung dan pembuluh darah, neurologi, kesehatan mata, telinga, hidung dan tenggorokan, kesehatan anak, anestesi dan reanimasi, serta ilmu kesehatan jiwa.

Termasuk penjelasan mengenai terapi suportif pada HIV/AIDS dan pemeriksaan penunjang serta materi tambahan HIV/AIDS.

Pembahasan dalam buku tersebut dilakukan oleh berbagai bidang dan sesuai dengan keahlian masing-masing, secara luas dan dalam. Jadi, diharapkan dengan buku tersebut, pelayanan kesehatan di Indonesia akan jauh lebih baik. Meski, tidak ada spesialis tertentu seperti pada daerah pelosok, pelayanan kesehatan yang maksimal tetap dapat dilaksanakan.

”Dengan buku itu, dokter umum puskesmas pun dapat mengelola penderita HIV di tempatnya, walaupun dengan sumber daya yang terbatas,” pungkas Cahyo.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved