Road to Election

VIDEO WNI di Singapura ke TPS Meski Terbaring di Ambulans, Dokter Tak Berkutik saat Tahu Alasannya

VIDEO WNI di Singapura ke TPS Meski Terbaring di Ambulans, Dokter Tak Berkutik saat Tahu Alasannya

VIDEO WNI di Singapura ke TPS Meski Terbaring di Ambulans, Dokter Tak Berkutik saat Tahu Alasannya
kompas.tv
WNI di Singapura ke TPS Meski Terbaring di Ambulans 

"Taruhan sudah Deal," tulis akun Facebook Muh Asis Cambong.

Taruhan 1 Hektar Tanah Pendukung Jokowi Vs Prabowo (1)
Taruhan 1 Hektar Tanah Pendukung Jokowi Vs Prabowo (1) (Facebook)

Fakta di Baliknya

Dikutip dari TribunTimur.com, aksi taruhan yang dilakukan Asis dan Hendrik ternyata mempunyai maksud khusus.

Taruhan tanah seluas 1 hektar tersebut ternyata dilakukan oleh saudara sendiri.

Keduanya juga berhubungan baik tanpa adanya permasalahan karena beda pilihan dalam pemilu.

Dijelaskan oleh Hendrik, Asis ternyata adalah pamannya sendiri.

"Yang kacamata riben (Asis) itu adalah adik kandungnya ibuku," kata Hendrik, Senin (15/4/2019).

Tanah yang digunakan untuk taruhan juga bukan merupakan tanah pribadi milik mereka.

Tanah tersebut adalah tanah desa yang sudah tidak lama dirawat.

"Perjanjiannya betul Pak, tapi tanahnya itu adalah lapangan desa yang sudah 10 tahun tidak diperhatikan sama pemerintah," kata Hendrik.

Dua bersaudara tersebut adalah warga Desa Empagae, Kecamatan Empagae, sekitar 18 km timur Pangkajene, Kabupaten Sidrap.

Veronica Tan Beri Kejutan Spesial usai Ahok BTP Akui Hubungan dengan Puput Nastiti Devi

Penyebab Siswa SD Hamili Siswi SMA di Probolinggo Terungkap, Tes DNA Ungkap Ayah Si Bayi Prematur

Siswa SD Hamili Siswi SMA di Probolinggo, Psikiater : Ada Gangguan Perilaku Psikoseksual

Tanah lapangan 1 hektar tersebut dibangun pada masa pemerintahan Orde Baru.

"Kebetulan lapangannya dekat rumahji jadi kami langsung foto dan beli materai, baru diupload di FB," ujar Hendrik.

Hendrik mengungkapkan, ada unsur iseng namun kesengajaan yang dilakukannya dengan bertaruh dalam Pilpres.

Ia mengaku selama ini warga sekitar lapangan tidak pernah diperhatikan saat meminta proposal perbaikan lapangan.

"Sudah 10 tahun kami ajukan proposal ke kepala desa, pak camat, pak bupati, dan caleg DPR, tapi sampai sekarang rumputnya masih tinggi," ujar Hendrik.

Dulu saat Hendrik masih SD, lapangan tersebut pernah jadi pusat olahraga anak muda.

Namun sekarang hanya dijadikan tempat gembala sapi.

Untuk itu inisiatif taruhan tersebut muncul agar nanti presiden terpilih memperhatikan permohonan warga.

"Jangan anak muda nanti hanya tahu main mobile legend dan PS 4 tapi tidak tahu main bola asli," katanya.

Kronologi Asmara Sesama Jenis Berujung Maut, Pria ini Bunuh Pacar Laki-lakinya Karena Cemburu

Besok Ahmad Dhani Mencoblos di Rutan Medaeng, Tapi Cuma Bisa Coblos Dua Surat Suara, Ada Apa?

Editor: Musahadah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved