Sehari Jelang Pemungutan Suara, Tabloid Berisi Visi Misi Prabowo-Sandi Beredar di Madiun

Jelang pemungutan suara Pilpres 2019, di kota Madiun beredar ratusan eksemplar tabloid berisi visi-misi Prabowo-Sandi. Ini sikap Bawaslu.

Sehari Jelang Pemungutan Suara, Tabloid Berisi Visi Misi Prabowo-Sandi Beredar di Madiun
surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Kordinator Penindakan Pelanggaran Bawaslu Jawa Timur, Ikhwanudin Alfianto, bersama anggota Bawaslu Kota Madiun menunjukan tabloid berisi visi misi pasangan Prabowo-Sandi yang tersebar di Kota Madiun. 

SURYA.co.id|MADIUN - Sebanyak 715 eksemplar tabloid Swara Indonesia Raya yang berisi foto dan visi misi pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno ditemukan Bawaslu Kota Madiun, Senin (15/4/2019) malam.  Tabloid 20 halaman itu diduga sengaja disebar pada masa tenang menjelang hari pencoblosan.

Kordinator Penindakan Pelanggaran Bawaslu Jawa Timur, Ikhwanudin Alfianto, mengatakan dari hasil patroli yang dilakukan Bawaslu Kota Madiun, ditemukan, 715 eksemplar tabloid dan tersebar di 15 titik, tersebar di Kota Madiun.

Dia menuturkan tabloid itu ditemukan di beberapa titik, di antaranya di pos ronda di RT 010, Kelurahan Sukosari, Kelurahan Rejomulyo, Kelurahan Tawangrejo, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kelurahan Sukosari, Kelurahan Rejomulyo, Jalan Pelita Tama Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kelurahan Kartoharjo, Kelurahan Winongo, dan Kelurahan Kejuron.

"Tabloid itu ditemukan di 15 titik. Per titik ditemukan satu bendel dengan jumlah rata-rata 50 eksemplar," kata dia di Kantor Bawaslu Kota Madiun, Selasa (16/4/2019).

Dua Tenda TPS Pemilu di Tulungagung Terbang Terbawa Angin Kencang

Teller BRI di Mojokerto Kuras Uang Nasabah Hampir Rp 2 miliar. Begini Modusnya

Anggotanya Tertangkap Dengan Uang Rp 250 Juta, Gerindra Bantah Ada Money Politic

Ikhwanudin menuturkan, tabloid Swara Indonesia Raya itu berisi foto capres cawapres Prabowo-Sandiaga lengkap beserta visi-misi paslon. Ratusan tabloid bermuatan kampanye ini diamankan karena diedarkan saat masa tenang sehari sebekum pencoblosan.

"Karena ini tabloidnya ada gambar paslon dan ada visi misi-nya. Jadi ini ada indikasi kampanye sehingga kami amankan. Pada masa tenang kan memang tidak boleh ada kampanye," kata Ikhwanudin.

Ketika ditanya, apakah ini termasuk pelanggaran pemilu, Bawaslu belum dapat memastikan, sebab saat ini Bawaslu Kota Madiun masih mencari penyebar tabloid tersebut.

"Pelanggaran atau tidak ini harus didalami dulu, dikaji dulu, karena ini pelakunya siapa juga belum ditemukan. Kalaupun ini pelanggaran tetapi pelakunya tidak ada yang ditindak siapa?" ujarnya.

Dia mengatakan, Bawaslu Kota Madiun akan memanggil caleg yang nama dan nomor urutnya terpampang di halaman satu dalam stempel. Pada halaman satu, terdapat cap atau stempel bertuliskan Harryadin Mahardika Caleg DPR RI Gerindra Dapil Jawa Timur Dapil VIII Madiun, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto.

Hingga saat ini, kata Ikhwanudin, tabloid Swara Indonesia Raya hanya ditemukan tersebar di Kota Madiun.ia mengaku belum menerima laporan terkait penyebaran.

Sementara itu, pantauan di lokasi, perwakilan dari Caleg DPR RI Gerindra Haryyadin Mahardika, Hermawan Setyohadi tampak mendatangi kantor Bawaslu untuk dimintai keterangan terkait penyebaran tabloid tersebut.

Namun, pria yang akrab disapa Wawan ini enggan dimintai keterangan usai diklarifikasi oleh Tim Bawaslu Kota Madiun.

Ketua Bawaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko, mengatakan sudah memanggil caleg yang namanya terdapat pada stempel di tabloid, namun tidak dapat hadir dan diwakili oleh timnya. Hasil klarifikasi, tim pemenangan Haryyadin Mahardika menyangkal bahwa tabloid itu disebarkan oleh mereka.

"Tadi kami panggil yang bersangkutan, tetapi yang hadir adalah timnya dan kami klarifikasi. Dari hasil klarifikasi tadi tidak mengakui bahwa itu stempel milik mereka, karena stempel mereka itu berbeda dengan yang tertempel di tabloid," jelasnya. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved