Berita Mojokerto

Tuman! Janda Dua Anak Tak Kapok Edarkan Sabu Meski Sudah Dipenjara

Meski sudah pernah mendekam selama 4 tahun di Lapas Porong karena kasus serupa, Rince justru membangun jaringan peredaran sabu ketika di dalam sel

Tuman! Janda Dua Anak Tak Kapok Edarkan Sabu Meski Sudah Dipenjara
SURYA.co.id/Danedra Kusumawardana
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono menunjukkan barang bukti kasus narkotika saat pers rilis kemarin, Jumat (12/4/2019) kemarin. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Meski sudah pernah merasakan dinginnya ubin penjara, Yut Tri Florince (35) warga Jalan Niaga, Kelurahan Sentanan, Kranggan, Kota Mojokerto tak kapok mengedarkan sabu.

Janda dua anak ini, terpaksa kembali mengedarkan sabu karena untuk membiayai sekolah buah hatinya.

"Permasalahan klise dalam kasus-kasus narkoba yakni berkaitan dengan finasial. Faktor keuangan mendorong orang untuk melakukan jual-beli sabu. Tersangka mendapat keuntungan Rp 50 ribu per paket hemat," kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono, Sabtu (13/4/2019).

Sigit mengungkapkan, Yut Tri Florince dicokok anggota Satreskoba Polres Mojokerto Kota di kediamannya Selasa, (9/4/2019) pukul 22.00 WIB. Rince sapaan akrab tersangka, tak dapat berkutik saat polisi menggrebek rumahnya.

"Dari tangan tersangka kami berhasil mengamankan barang bukti paket sabu kemasan hemat seberat 0,40 gram, satu butir ekstasi, timbagan digital dan alat hisap sabu," ungkapnya. Sabtu (13/4).

Sebelumnya, Rince pernah mendekam selama 4 tahun di Lapas Porong, Kabupaten Sidoarjo karena kasus serupa. Bukannya tobat, Rince justru membangun jaringan peredaran sabu ketika di dalam sel.

"Barangnya (sabu) diperoleh dari temannya di Lapas Porong. Kami masih melakukan pendalaman terkait hal ini. Tersangka bisa dibilang sudah pengalaman," ujarnya.

Selain meringkus Rince, dalam kurun waktu sebulan Maret hingga April anggota Satreskoba Polres Mojokerto Kota juga berhasil mengamankan 6 tersangka lain. Tersangka itu yakni Ayub Imaduddin (23), warga Desa Mojowono, Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Ismail Waluyo (36), warga Kelurahan Gedongan, Magersari, Kota Mojokerto, dan Didik Budi (47), warga Kelurahan Mentikan, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Selanjutnya, Cahyono (42), warga Sooko, Kabupaten Mojokerto, Rizal Nur Iman (27), warga Desa Beratkulon, Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, dan Rizki Fadlulloh (20), warga Kelurahan Wates, Magersari, Kota Mojokerto.

"Total barang bukti yang kami amankan dari 7 tersangka yakni 5,82 gram sabu, seribu butir dobel L dan satu butir ekstasi," sebut Kapolres.

Akibat perbuatannya, Rince dan 6 tersangka harus mendekam di penjara Polres Mojokerto Kota. Para tersangka akan dijerat Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved