Rumah Politik Jatim

Bergerak Senyap, PBB Jatim Optimistis Raih Target di Pemilu

Partai Bulan Bintang (PBB) kian optimistis untuk lolos parliamentary thresold (PT) pada pemilihan legislatif 2019 mendatang

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.co.id/Bobby Constantine Koloway
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Jawa Timur, Mohammad Masduki bersama kader PBB saat ditemui di Surabaya, Sabtu (13/4/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Bulan Bintang (PBB) kian optimistis untuk lolos parliamentary thresold (PT) pada pemilihan legislatif 2019 mendatang. Menggunakan strategi senyap selama kampanye, PBB menilai gerakan mereka lebih efektif dibanding partai lain.

"Kita melakukan gerakan yang tidak terbaca. Dalam upaya parliamentary threshold, kita melakukan upaya yang tidak biasa," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Jawa Timur, Mohammad Masduki di Surabaya, Sabtu (13/4/2019).

Selama sekitar tujuh bulan kampanye, PBB melakukan berbagai strategi untuk meraup suara. Di antaranya, dengan menggalakkan gerakan penempelan stiker atau stikerisasi.

"Stikerisasi menjadi program nasional. Menggunakan sistem gerakan ini door to door, sudah ada tiga juta stiker yang disebarkan," jelas Masduki.

Di dalam stiker tersebut, terdiri dari berbagai program-program unggulan. Di antaranya, wujudkan haji murah dan tidak antre, Negara wajib memberi tanah kepada rakyat pribumi, hingga Pengangkatan pegawai negeri pribumi besar-besaran setiap tahun.

Selain itu, di dalam stiker tersebut juga tercantum kontak yang bisa dihubungi melalui ponsel. "Bagi siapapun yang merasa terzalimi, kami siap membantu melalui kontak person tersebut," katanya.

Saat ini, pihaknya bersama Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra telah mendapatkan banyak laporan pengaduan yang berisi permintaan bantuan.

"Paling banyak soal sengketa tanah. Di Banyuwangi, ada sekitar 1200 rumah yang diserobot pihak tertentu dan meminta bantuan kami dalam hal advokasi," katanya.

Tak hanya itu, PBB juga menggandeng sejumlah instansi komunitas atau relawan yang bukan berasal dari organ partai.

"Kami juga mengerahkan relawan di bawah. Hal ini dilakukan relawan non caleg," katanya.

Saat ini dengan perhitungan 3000 stiker yang disebar di tiap rumah, PBB optimistis bisa mengumpulkan jutaan suara potensial.

"Kalau satu rumah ada empat orang anggota keluarga, maka suara potensial yang bisa kami raih mencapai 12 juta suara. Kalau pun hanya mampu 10 persen dari itu, kami bisa mendapatkan 1,2 juta pemilih di Jatim. Itu menjadi modal berharga," katanya.

Belum lagi dengan barisan loyalis di Jatim yang mencapai 300 ribu pemilih.

"Kami memiliki pemilih tradisional, yang meskipun caleg kami tak bergerak, pemilih tersebut tetap memilih kami," katanya.

Dengan perhitungan tersebut, pihaknya optimistis dapat meraih enam kursi DPR RI dan 12 kursi untuk DPRD Jatim dari seluruh daerah pemilihan di Jatim. Sekaligus, tiga juta suara di Jatim.

"Untuk DPR RI, ada sekitar enam dapil, bisa mencapai 125-250 ribu suara yang sekaligus berpotensi menarik kursi. Lima dapil lainnya, berpotensi meraih 50-120 ribu suara," katanya.

Dengan berbagai terobosan tersebut, pihaknya optimistis bisa memenuhi target nasional, yakni mendapat 48 krusi DPR RI.

"Kami juga solid mendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. Kesolidan kami tersebut, kami percaya bisa menaikkan suara PBB di Jatim," tegasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved