Berita Tuban

Razia Warung Diduga Ada Fasilitas Karaoke Ilegal di Tuban, Tim Gabungan malah Dapat Barang ini 

Razia warung diduga ada fasilitas karaoke ilegal di Tuban, tim gabungan malah dapat barang ini. 

Razia Warung Diduga Ada Fasilitas Karaoke Ilegal di Tuban, Tim Gabungan malah Dapat Barang ini 
foto: istimewa
Petugas gabungan melakukan operasi penertiban warung disinyalir menyediakan fasilitas karaoke, hasilnya petugas mengamankan miras, Kamis (11/4/2019). 

SURYA.co.id | TUBAN - Petugas gabungan dari Satpol PP, Kodim, Polres dan BNN Kabupaten Tuban merazia sejumlah warung yang disinyalir menyediakan Karaoke Ilegal di Kecamatan Tambakboyo, Kamis (11/4/2019), sore.

Dari tiga titik warung yang dirazia di Kecamatan setempat, petugas tidak menemukan keberadaan atau aktivitas karaoke yang tidak berizin.

Petugas justru mendapati keberadaan minuman keras (miras) di warung yang di razia di tiga titik tersebut, yakni di Desa Ketapang, kemudian di Desa Pulogede dan terakhir di Desa Glondonggede.

"Tidak ada aktivitas karaoke ilegal, yang ada justru miras yang kita amankan," Kata Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tuban, Joko Herlambang kepada wartawan seusai razia.

Joko menjelaskan, adapun jenis miras yang didapat saat razia yaitu miras jenis Arak empat botol, Anggur tiga botol dan Ginseng satu jurigen.

Barang bukti itu kini diamankan petugas dan dibawa ke kantor satpol PP.

Petugas juga akan memanggil dari masing-masing pemilik warung, karena telah menjual miras tersebut.

"Pemilik warung yang kedapatan memiliki miras akan kita panggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut, serta kita berikan pembinaan," Pungkasnya.

Ditambahkannya, razia warung yang disinyalir menyediakan karaoke ilegal ini merupakan tindaklanjut dari informasi masyarakat yang kian resah.

Lalu dikembangkan petugas hingga akhirnya dilakukan operasi. "Akhirnya kita operasi karena menindak lanjuti laporan masyarakat," Pungkasnya.

Petugas dari BNNK Tuban yang ikut giat juga melakukan tes urine terhadap sejumlah pemilik warung maupun pengunjung.

Hal itu bertujuan untuk mendeteksi dini apakah yang bersangkutan mengonsumsi obat-obatan terlarang atau tidak.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved