Berita Sidoarjo

Warga Balongbendo Sidoarjo Keluhkan Air Irigasi yang Diduga Tercemar Limbah Pabrik

Warga Dusun Pringgodani, Desa Bakung, Balongbendo, Sidoarjo, keluhkan air irigasi persawahan yang diduga tercemar limbah pabrik

Warga Balongbendo Sidoarjo Keluhkan Air Irigasi yang Diduga Tercemar Limbah Pabrik
tribunjatim.com/kukuh kurniawan
Air irigasi yang berwarna coklat pekat dan membuat sedimen lumpur tebal yang diduga warga Dusun Pringgodani, Desa Bakung, Balongbendo, Sidoarjo, tercampur limbah pabrik, Rabu (10/04/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Warga Dusun Pringgodani, Desa Bakung, Balongbendo, Sidoarjo, keluhkan air irigasi persawahan yang diduga tercemar limbah pabrik. Berdasarkan pantauan TribunJatim.com (grup surya.co.id), Rabu (10/04/2019), air irigasi tersebut berwarna coklat pekat serta tercium bau cukup menyengat.

Kepala Dusun Pringgodani, Supardjo, mengatakan akibat air irigasi yang diduga tercemar limbah pabrik ini, banyak petani di dusunnya yang harus mengeluarkan biaya lebih untuk membeli pupuk.

"Petani harus memberikan dua kali lipat pupuk untuk menghidupi tanaman padi agar hasilnya tetap bagus," kata Supardjo.

Ia menjelaskan air irigasi yang tercemar tersebut mengandung zat kapur yang cukup tinggi. Air itu juga membuat sedimen lumpur yang tebal di sepanjang aliran.

Lumpur tersebut terbawa hingga ke persawahan dan membuat petani harus kerja keras membersihkan endapan lumpur yang terbawa air irigasi.

"Sebenarnya air irigasi tersebut tak baik untuk persawahan. Tapi tak ada pilihan lain. Terpaksa menggunakan, mau bagaimana lagi," keluhnya.

Ia berharap agar dinas terkait dapat mencari solusi dan memberikan bantuan penyediaan air bersih.

"Ya supaya petani tidak perlu mengeluarkan biaya berlipat untuk pupuk. Dan lahan sawahnya bisa tetap subur selalu," tandasnya.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada tanggapan dari dinas maupun instansi terkait di Sidoarjo tentang air irigasi yang diduga tercemar limbah pabrik tersebut.

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved