Berita Surabaya

Kebut JLLT, Pemkot Surabaya akan Bebaskan Lahan di 14 Kelurahan

Proyek Jalan Lingkar Luar Timur atau JLLT Surabaya saat ini sudah dimulai pengerjaannya di sisi Suramadu.

Kebut JLLT, Pemkot Surabaya akan Bebaskan Lahan di 14 Kelurahan
surya/ahmad zaimul haq
Jalan lingkar luar barat di kawasan Citraland yang sudah selesai dikerjakan dan sudah difungsikan oleh masyarakat, Rabu (23/1/2019). Pada 2019 ini, Pemkot Surabaya juga memulai pengerjaan fisik Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) Surabaya yang dimulai 800 meter di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Bulak, dalam waktu dekat ini. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Proyek Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) Surabaya saat ini sudah dimulai pengerjaannya di sisi Suramadu. Permulaan pengerjaan proyek prestisius ini diawali mengerjakan fisik jalan sepanjang 800 meter di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Bulak.

"Masih ada tiga warga di Kedung Cowek yang dalam proses apraisal. Namun mereka segera bisa menerima. Setelahnya dilanjutkan pembebasan lahan warga yang lain," kata Camat Bulak Suprayitno, Rabu (10/5/2019).

Proyek JLLT nantinya akan membentang sejauh 16 KM, menyisir sisi timur Surabaya hingga Sidoarjo. Bahkan akan menembus tol Waru Juanda. Proyek ini akan melintasi 6 kecamatan dengan total 14 kelurahan. 

Informasi yang diterima surya, lahan di 14 kelurahan itu masih belum semua dibebaskan. Masih ada sebagian yang baru dibebaskan, yakni lahan di Kecamatan Bulak. Di luar wilayah ini masih dalam proses. 

Suprayitno menuturkan bahwa ada puluhan persil warga yang dibebaskan untuk pengadaan lahan proyek JLLT di wilayahnya. Lahan-lahan tersebut yang saat ini telah mulai dikerjakan fisik proyek. 

"Saat ini sudah dilakukan pemadatan di jalur proyek JLLT Kedung Cowek. Tapi menyangkut teknis proyeknya tentu saya tidak paham detail," ucap Suprayitno.

Selain Kecamatan Bulak, ada lima kecamatan lain yang akan dilintasi jalur proyek JLLT, yakni Kecamatan Kenjeran, Sukolilo, Mulyorejo, Rungkut, dan Gunung Anyar.

Ada 14 kelurahan yang bakal terkena jalur JLLT

Proyek yang dikerjakan bersamaan dengan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) ini akan menelan anggaran sekitar Rp 110 miliar. Dikerjakan selama dua tahun mulai 2019 hingga 2020. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Erna Purnamawati, saat dikonfirmasi bahwa JLLT akan terus dikebut.

Halaman
1234
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved