Pemilu 2019

Alasan KPU Jember Tolak Permohonan Formulir A-5 Mahasiswa Jember di Hari Terakhir Pengurusan

Alasan KPU Jember yang menolak permohonan Formulir A-5 mahasiswa Jember di hari terakhir pengurusan.

surya.co.id/sri wahyunik
Warga mahasiswa mendatangi KPU Jember hendak mengurus surat pindah pilih (formulir A-5), Rabu (10/4/2019). Sejumlah mahasiswa yang kuliah di Jember mengaku kecewa karena ditolak saat hendak mengurus berkas pindah pilih. 

SURYA.co.id | JEMBER - Hari terakhir pelayanan pengurusan surat pindah memilih atau formulir A-5 di kantor KPU Jember  diwarnai aksi protes dan kekecewaan dari mahasiswa,  Rabu (10/4/2019).

Mereka rata-rata mahasiswwa  luar Jember yang kuliah di Jember. Namun, mereka ditolak KPU ditolak karena KPU di hari terakhir ini hanya pemilih tertentu sesuai Surat Edaran KPU RI.

Pemilih tertentu tersebut misalnya, pemilih sedang sakit, berstatus tahanan, korban bencana alam, dan karena menjalankan tugas saat pemilu.

Sejak 28 Maret lalu, KPU membuka kembali masa pengurusan A-5, sampai Rabu (10/4/2019).

Perpanjangan masa pengurusan ini setelah Mahkamah Konstitusi mengeluarkan putusan, yang isinya pemilih dalam keadaan tertentu harus dilayani pengurusan A-5.

Keadaan tertentu itu adalah sedang sakit, tertimpa bencana alam, menjadi tahanan, dan menjalankan tugas pada saat pemungutan suara.

KPU RI lantas membuat Peraturan KPU terkait hal itu. Di masa perpanjangan pengurusan A-5, dibolehkan untuk semua orang, termasuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di kota setempat.

Jember, sebagai salah satu kota pendidikan di Jawa Timur, adalah kabupaten yang banyak dihuni oleh mahasiswa. Karenanya, mereka memanfaatkan masa perpanjangan itu untuk pengurusan A-5.

Informasi ini disebar melalui beberapa media, termasuk media sosial salah satunya instagram. Tidak sedikit mahasiswa yang mengetahui jika batas akhir pengurusan adalah Rabu (10/4/2019) seperti yang tertera di media sosial tersebut.

Karenanya, mahasiswa mendatangi kantor KPU Jember untuk pengurusan A-5 itu, Rabu (10/4/2019). Namun, ternyata ketika tiba di KPU, mereka ditolak.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved