Berita Surabaya

Alasan Bupati Pamekasan Minta Gubernur Khofifah Ubah Lokasi Rencana Indonesia Islamic Science Park

Alasan Bupati Pamekasan Badrut Tamam minta Khofifah ubah lokasi rencana Indonesia Islamic Science Park.

Alasan Bupati Pamekasan Minta Gubernur Khofifah Ubah Lokasi Rencana Indonesia Islamic Science Park
surya.co.id/fatimatuz zahro
Bupati Bangkalan Abdul Latif, Bupati Sampang Slamet Junaidi, dan Bupati Pamekasan Badrut Tamam saat Musrembang Provinsi Jatim 2019 di Grand City, Surabaya, Selasa (9/4/2019).   

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Bupati Pamekasan Badrut Tamam memberikan masukan pada Pemprov Jawa Timur terkait rencana pembangunan Indonesia Islamic Science Park yang bakal di bangun di Bangkalan Madura.

Menurut Badrut, Indonesia Islamic Science Park selayaknya dibangun di tengah-tengah Madura sehingga daerah Madura lainnya berdampak atas pembangunan tersebut.

Hal itu disampaikan Badrut kepada media usai mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Provinsi Jawa Timur 2019 di Grand City , Selasa (9/4/2019).

Badrut menilai Indonesia Islamic Science Park yang digagas Gubernur Khofifah adalah terobosan luar biasa. Sebagai bupati Pamekasan dia mendukung penuh rencana tersebut. Namun ia meminta dan memberi masukan agar lokasi strategis yang direncanakan Khofifah diubah.

"Kita akan semakin senang dengan rencana pembangunan Indonesia Islamic Science Park itu dilakukan di tengah Madura. Sehingga pertumbuhan ekonomi dari rencana itu bisa merata, kalau di pinggir, Bangkalan, maka di tempat lain akan susah tumbuh," kata Badrut Tamam.

Ia mengusulkan, agar Indonesia Islamic Science Park dibangun di perbatasan Sampang Pamekasan. Sebab jika direalisasikan di titik tersebut, menurut Badrut, ke empat kabupaten Madura akan ikut terdampak. Baik Bangkalan dan juga Sumenep.

Menurutnya, jika perencanan Indonesia Islamic Science Park membutuhkan lahan seluas 300 hektar, kawasan perbatasan Sampang dan Pamekasan dikatakan Badrut ada wilayah yang potensial.

Dan pihaknya mengaku siap memberikan fasilitas pengadaan lahannya jika memang ada perintah dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Kita siap. Kalau soal lokasi strategis itu, begitu ada pentintah kita langsung gerak. Ada lahan potensial 300 hektar itu, dan siap kita," kata Badrut.

Secara konsep, Badrut mengatakan bahwa perencanaan yang dibuat Khofifah sudah spektakuler. Dimana dalam Indonesia Islamic Science Park akan ada hotel kelas internasional, kampung halal food, ada juga international conference hall, dan juga ada museum Islam dan masjid yang megah.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved