Berita Malang Raya

Bungkus Mie Berusia 19 tahun di Sendangbiru Malang Viral, Ini Alasan Sampah Plastik Sulit Hancur

Foto bungkus mie instan berusia 19 tahun yang ditemukan di Pantai Sendangbiru wilayah selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur mendadak menjadi viral

Bungkus Mie Berusia 19 tahun di Sendangbiru Malang Viral, Ini Alasan Sampah Plastik Sulit Hancur
Kolase twitter dan KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Bungkus Mie Berusia 19 tahun di Sendangbiru Malang Viral 

Hal ini mengubah molekul minyak tersebut menjadi polimer termo-plastik yang biasa digunakan untuk berbagai keperluan industri.

Dikutip dari Seeker.com, proses itu terjadi melalui tempaan rantai karbon-karbon yang kuat.

Rantai karbon tersebut sulit untuk dihancurkan sehingga membutuhkan energi besar untuk dapat melakukannya. Alam tidak dapat melakukan pekerjaan itu secara alami.

Bahkan menurut geokimiawan organik dari Stanford University, Kenneth Peters, alam tidak pernah membuat hal semacam itu, sehingga tidak ada organisme di muka bumi yang dipersiapkan untuk menangani masalah plastik.

Padahal, jumlah sampah plastik dari hari ke hari senantiasa meningkat. Ini dikarenakan kebiasaan dan ketergantungan manusia pada bahan yang satu ini.

Selain murah, plastik juga mudah untuk digunakan dan ringan saat dibawa.

Dikutip dari BBC.com, sampah plastik khususnya dalam bentuk kantong, membutuhkan waktu 20 hingga 1.000 tahun untuk akhirnya dapat terurai.

Hal ini tentu sangat membahayakan lingkungan. Sampah plastik yang terjebak di lapisan tanah dan perairan banyak menimbulkan kekacauan.

Masalah itu mulai dari kemampuan resap tanah dan aliran air terganggu, sampah-sampah plastik ini juga mengancam keselamatan berbagai jenis binatang.

Para binatang itu mengonsumsi plastik ini karena mengiranya sebagai makanan.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved