PEPC Borong Cemilan Khas Bojonegoro di Festival LinkAja
Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mitra binaan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) ikut tampil di perayaan HUT BUMN ke 21
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SIDOARJO - Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mitra binaan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) ikut tampil di perayaan HUT BUMN ke 21 yang digelar di stadion Delta Sidoarjo, Minggu (7/4/2019).
UMKM itu menyajikan makanan khas Bojonegoro berbahan dasar tepung, yaitu unthuk yuyu dan pertolo.
Untuk bisa menikmati kedua sajian dari UMKM yang buka dagangan di acara itu, bisa membelinya dengan pembayaran digital. Yaitu dengan aplikasi LinkAja, yang dilaunching dalam kegiatan tersebut.
Dua di antara UMKM binaan itu adalah, Zigi Food dan Firdaus Catering. Usaha ini telah mendapat pembinaan berkelanjutan melalui program kewirausahaan tata boga PT Pertamina EP Cepu di tahun 2018.
Disebutkan oleh Azis, pemilik UMKM Zigi Food yang beroperasi di Desa Talok, Bojonegoro, pihak PT Pertamina EP Cepu telah memberikan pembekalan berupa alat produksi, dan sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
"Serta pembinaan yang mendalam terkait tata boga yang mencakup ilmu kuliner, manajemen pelayanan hotel, restoran, hingga produksi appetizer, maincourse dan dessert untuk mendukung kelancaran usaha mitra-mitra binaannya," ungkap Aziz.
Dalam kegiatan di stasiun Delta Sidoarjo itu, seluruh booth UMKM PT Pertamina (Persero) menyediakan 3800 porsi kuliner yang tampak tak pernah sepi pengunjung. "Kami sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan PT Pertamina (Persero) dalam HUT BUMN untuk memperkenalkan kuliner Bojonegoro ke khalayak yang lebih luas," tambah Aziz.
Kini, mitra binaan PEPC yang beroperasi di Desa Talok tersebut juga melakukan inovasi produk. "Kami menggunakan tepung wijen dan daun kelor. Selain menambah kelezatan rasa, nilai gizinya pun lebih baik," ujar Azis.
Sementara Firdaus Catering yang dipimpin Heppy Yanuari, menyajikan pia pisang dan pia kacang hijau.
Kunadi, JTB Site & PGA Manager PT Pertamina EP Cepu, mengatakan, sejak tahun 2014 PEPC telah menerapkan program kewirausahaan di Kabupaten Bojonegoro.
"Tujuan dari dilaksanakannya program pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menstimulasi pertumbuhan wirausaha mandiri di sekitar lokasi proyek sehingga akan berdampak pada penurunan tingkat pengangguran dan peningkatan ekonomi makro wilayah Bojonegoro," jelas Kunadi.
Sementara itu, dua sajian khas Bojonegoro berbahan dasar tepung ini merupakan salah satu menu populer yang kerap ditemui dalam hajatan di Kabupaten Bojonegoro.
Saat ini, PEPC menjadi operator proyek Jambaran Tiung Biru target on-stream pada tahun 2021 dengan sales gas sebesar 192 MMSCFD. Dalam menjalankan proses bisnisnya, PEPC akan berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif pada pengembangan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah Bojonegoro.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/umkm-binaan-pepc.jpg)