Goenawan Mohamad Dukung PSI Masuk DPR: 2019 Ganti Parlemen!

Goenawan Mohamad mengapresiasi PSI yang hadir di kancah politik Indonesia dengan berbekal kekuatan anak muda.

Goenawan Mohamad Dukung PSI Masuk DPR: 2019 Ganti Parlemen!
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Goenawan Mohamad (kanan), sastrawan yang juga aktivis media hadir di acara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersama politisi PDI Perjuangan, Andi Budiman di Surabaya, Sabtu (6/4/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Goenawan Mohamad, sastrawan yang juga aktivis media hadir di acara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Surabaya, Sabtu (6/4/2019).

Bertajuk "Menangkan Jokowi, Pilih PSI", Goenawan menjadi keynote speaker pada acara yang berlangsung di salah satu Mall di Surabaya ini.

Memberikan sambutan di hadapan ratusan simpatisan PSI, Goenawan mengapresiasi PSI yang hadir di kancah politik Indonesia berbekal kekuatan anak muda.

"PSI berani masuk dalam politik, jatuh ke dalam gelap, padahal bisa jatuh, bahkan bisa tergelincir," kata Goenawan.

Kata Goenawan, peran parlemen di era saat ini sering kali dilupakan.

"Saat ini sering melupakan pentingnya parlemen. Semua terlalu fokus ke presiden. Berkaca pada Bung Karno dan Pak Harto, seolah-olah parlemen adalah presiden," katanya.

"Justru, PSI, menurut saya, mengorbankan diri. Berani mengambil sikap untuk terjun ke tempat yang lebih banyak busuknya. Harapannya, mudah-mudahan tidak ikut busuk," kata Goenawan.

Dia mengatakan bahwa kader PSI merupakan politisi pilihan yang dipilih melalui seleksi ketat. "Bahkan, saya terlibat langsung menjadi salah satu panelis caleg PSI. Mereka ini kalau diibaratkan, seperti para pahlawan yang berkorban untuk kemerdekaan Indonesia," katanya.

Bahkan, pendiri Partai Amanat Nasional ini menyebut PSI berbeda dengan partai lainnya yang banyak mengandalkan figur partai. "Saya dulu ikut mendirikan PAN. Meskipun saya tahu, masuk dalam politik, berat. Sayangnya, di PAN justru ada sentralistik ke figur tertentu, itu bahaya," katanya.

Berbeda halnya dengan PAN, PSI dinilai fokus pada kinerja calegnya. "PSI tidak ada sentralistik. Yang ada Grace Natalie. Justru, lebih cantik," katanya.

Apabila PSI masuk parlemen, Goenawan optimistis PSI akan membawa perubahan. "Demokrasi bukan sistem yang sempurna. Yang penting, bisa diperbaiki dengan damai. PSI harusnya membuat perubahan itu," katanya.

PSI diharapkan dapat memperkuat pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dipercaya akan kembali terpilih di periode kedua. "Sehingga, kalau mereka (oposisi) ganti presiden, kami dlgaungkan "2019 Ganti Parlemen!. Presiden sudah baik, tinggal anggota parlemen yang diganti," katanya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved