Berita Ponorogo

Masih Retak Sepanjang 150 Meter, Berlakukan Sistem Buka Tutup di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan KM 227

Masih diberlakukan sistem buka tutup, karena proses perbaikan jalan yang retak dan ambles hingga kedalaman sekitar 50 sentimeter

Masih Retak Sepanjang 150 Meter, Berlakukan Sistem Buka Tutup di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan KM 227
surya.co.id/istimewa
Jalan Raya Ponorogo-Pacitan KM 227, di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo ambles. 

SURYA.co.id | PONOROGO - Jalan Raya Ponorogo-Pacitan KM 227, di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo, belum bisa dilintasi secara normal.

Hingga saat ini masih diberlakukan sistem buka tutup, karena proses perbaikan jalan yang retak dan ambles hingga kedalaman sekitar 50 sentimeter masih dilakukan.

Kapolsek Slahung, AKP Paidi, ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (6/4/2019) mengimbau kepada para pengendara yang melintas agar berhati-hati.

Selain mewapadai jalan yang retak dan ambles, pengendara harus berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pada waktu hujan.

"Kepada masyarakat, hendaknya berhati-hati, terutama pada saat hujan, karena di atasnya ada banyak sumber air yang cukup besar, menetes terus. Sehingga kalau hujan kan akan memudahkan untuk longsor," kata Paidi.

Dia menuturkan, keretakan di lokasi jalan berada di tengah membujur sepanjang sekitar 150 meter dengan kedalaman retakan sekitar 50 sentimeter.

Pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jatim sebelumnya juga sudah memperbaiki jalan yang retak dan ambles tersebut.

"Sebelum terjadi longsor beberapa hari yang lalu, memang sudah dilakukan perbaikan jalan, tapi belum sempat dipakai, Minggu (31/3/2019) kemarin ambles lagi," katanya.

Dia mengarakan, hampir separo jalan di titik tersebut tidak bisa dilalui kendaraan, sehingga dilakukan sistem buka tutup jalan.
Sementara untuk kendaraan besar dialihkan ke jalur Ngadirojo-Wonogiri.

Diberitakan sebelumnya, Jalan Raya Ponorogo-Pacitan Km 227, Desa Wates, ambles sedalam sekitar setengah meter.

Hujan deras menyebabkan tanah penopang jalan longsor, dan mengakibatkan jalan raya provinsi itu retak dan ambles, Minggu (31/3/2019).

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved