Viral Media Sosial

TNI AU Klarifikasi Soal Isu Jet Tempur Sukhoi Hadang Pesawat Prabowo Saat Take Off, Ini Kronologinya

TNI AU angkat bicara terkait isu pesawat Prabowo Subianto batal lepas landas gara-gara dihadap jet tempur Sukhoi

TNI AU Klarifikasi Soal Isu Jet Tempur Sukhoi Hadang Pesawat Prabowo Saat Take Off, Ini Kronologinya
Kolase/ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah dan Warta Kota/Alex Suban
TNI AU Klarifikasi Soal Isu Jet Tempur Sukhoi Hadang Pesawat Prabowo 

SURYA.co.id - TNI AU angkat bicara terkait isu pesawat Prabowo Subianto batal lepas landas (take off) gara-gara dihadap jet tempur Sukhoi yang viral di whatsapp (WA) dan media sosial (medsos)

Isu viral ini berawal dari pernyataan mantan Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI (Purn) Johanes Suryo Prabowo melalui akun Twitter-nya, @marierteman

Dilansir dari Kompas.com, pernyataan Johanes itu dibantah Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama (Marsma) TNI Novyan Samyoga

Marsekal Pertama (Marsma) TNI Novyan Samyoga juga mengungkapkan kronologi kejadian yang sebenarnya

"Apa yang disampaikan Pak JS Prabowo kurang tepat karena yang beliau sampaikan terjadi pada dua hari yang berbeda dan dua-duanya sama sekali tidak melibatkan Sukhoi," kata Novyan melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (4/4/2019).

TERUNGKAP Siswi SMP Kecanduan Berhubungan Intim dengan Banyak Pria, Ini Dampak & Cara Mengobatinya

VIRAL Lagi Video Pengemis Bawa Mobil & Marah-marah Saat Direkam, Jangan Urus Saya Kau, Katanya

Novyan lantas menjelaskan runtutan kejadiannya.

Pada Senin, 1 April 2019, pesawat Prabowo sudah menunggu untuk lepas landas setelah pesawat CN 235 Kalong Flight di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Meski pesawat Prabowo sudah diberi izin untuk lepas landas, kondisi di lapangan belum aman.

Akhirnya, pesawat Prabowo batal lepas landas karena masalah keamanan.

"Jadi abort-nya 9HNYC (pesawat Prabowo) karena masalah safety dan tidak ada hubungan sama sekali dengan Sukhoi," ujar Novyan.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved