Mayat Dalam Koper

TERBARU - Siapa Orang Terakhir Bersama Guru Honorer? Dia Diduga Pembunuh dengan Motif Asmara

Aparat kepolisian mencari siapa orang terakhir yang bersama Guru Honorer Budi Hartanto (21) sebelum ditemukan tewas dalam koper tanpa kepala.

TERBARU - Siapa Orang Terakhir Bersama Guru Honorer? Dia Diduga Pembunuh dengan Motif Asmara
kolase
(Foto kiri) detik-detik penemuan koper berisi potongan mayat yang diduga mayat guru honorer asal Kediri. Foto kanan : Korban semasa hidup. TERBARU - Siapa Orang Terakhir Bersama Guru Honorer? Dia Diduga Pembunuh dengan Motif Asmara 

"Tim sejak Jumat pagi mengolah lokasi ditemukannya jasad korban dan menelusuri dugaan lokasi tempat bagian tubuh dibuang," tambah dia.

Ini Sosok Menteri yang Disebut Booking Vanessa Angel Rp 60 Juta Short Time, Beber Mucikari Artis

Sebelumnya diberitakan, koper berisi mayat seorang pria ditemukan di pinggir sungai bawah Jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar, Jawa Timur, Rabu (3/4/2019).

Mayat yang belakangan diketahui bernama Budi Hartanto (21) warga Tamanan, Kota Kediri, itu ditemukan tanpa kepala dan dalam kondisi tanpa busana.

Budi yang berprofesi sebagai tenaga honorer dan instruktur tari itu diketahui tidak pulang ke rumah orangtuanya sejak Selasa (2/4/2019) malam.

Karena bagian tubuh berupa kepala belum juga ditemukan, Kamis pagi jenazah korban dimakamkan tanpa kepala.

Almarhum guru honorer Kediri Budi Hartanto.
Almarhum guru honorer Kediri Budi Hartanto. (SURYA.CO.ID/DIDIK MASHUDI/IST)

Diduga melawan sebelum dimutilasi

Budi Hartanto merupakan Guru Honorer asal Mojoroto, Kota Kediri, yang jasadnya ditemukan dalam koper di pinggir sungai lahar bawah jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, diduga sempat melawan sebelum dibunuh.

Hal itu terlihat dari bekas luka di pergelangan lengan Budi Hartanto saat proses otopsi jasadnya di RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar.

"Juga ditemukan luka sayat di pergelangan tangan korban. Mungkin luka tangkisan dan sebagainya," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Jumat (5/4/2019).

Apakah korban sempat melawan saat dibunuh?

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved