Berita Jember

Penyadap Karet di Jember Gerayangi Tiga Bocah SMP, Ngaku Dukun dan Berikan Iming-iming Ini

Penyadap karet di Jember gerayangi tiga bocah SMP, ngaku dukun dan berikan iming-iming ini.

Penyadap Karet di Jember Gerayangi Tiga Bocah SMP, Ngaku Dukun dan Berikan Iming-iming Ini
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi kekerasan seksual 

SURYA.co.id | JEMBER - Tiga bocah menjadi korban pencabulan G (60), dukun cabul asal Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.

G sendiri sudah ditangkap polisi, Senin (1/4/2019) karena memperkosa seorang anak remaja yang tinggal tak jauh dari rumahnya.

Akibat perkosaan itu, anak yang duduk di bangku kelas 3 SMP itu hamil.

Saat menangani perkara perkosaan itu, polisi mendapatkan informasi tentang pencabulan terhadap tiga anak lain.

"Setelah kami dalami ternyata benar ada korban pencabulan. Ada tiga orang. Semuanya juga masih anak-anak," kata Kapolsek Tempurejo AKP Suhartanto, Kamis (4/4/2019).

Ketiga anak itu juga masih duduk di bangku SMP.

Modus yang dilakukan G sama seperti saat memerdayai satu anak yang diperkosa tersebut.

"Modusnya sama, diiming-imingi supaya bisa enteng jodoh, lulus dapat kerjaan dan mudah rezeki. Jadi cara memerdayai korbannya dengan iming-iming begitu. Dia mengaku dukun dan bisa melancarkan itu semua," imbuh Tanto.

Ketiga anak itu tidak sampai diperkosa namun sudah dicabuli.

Ketiga anak itu datang berbarengan ke rumah dukun G.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved