Berita Bojonegoro

Lakukan Curanmor di 16 TKP di Bojonegoro, Pria Tuban Lumpuh saat Curi di Tempat Ini

pelaku diketahui sudah melakukan aksi di 16 titik TKP di wilayah hukum Bojonegoro.

Lakukan Curanmor di 16 TKP di Bojonegoro, Pria Tuban Lumpuh saat Curi di Tempat Ini
istimewa facebook
Pelaku pencurian motor di Bojonegoro saat diamankan polisi lantaran menjadi sasaran emosi warga yang menghakimi pencuri tersebut 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Petugas Polsek Kanor Bojonegoro mengamankan pelaku curanmor yang dihajar massa, saat melancarkan aksinya di Pasar Seroyo, Kecamatan setempat, Jumat (5/4/2019), sekitar pukul 07.00 WIB. Pelaku yang mendapat penganiayaan tak terbendung dari massa yang ada di lokasi itu, diketahui merupakan warga Tuban.

Identitasnya yaitu Paidi (60), warga Montongsekar, Kecamatan Montong, Tuban. Kapolsek Kanor, Iptu Hadi Waluyo, mengatakan setelah dihajar massa pelaku lalu diamankan petugas polisi yang datang.

Warga memang geram, karena belakangan ini sering terjadi pencurian kendaraan bermotor. Sehingga saat korban pemilik motor Supra X, atas nama Samirin warga Drajat, Kecamatan Baureno, mengetahui motornya akan digondol langsung meneriaki pelaku.

Pelaku Curanmor Nyonyor Dihajar Pengunjung Pasar Seroyo Bojonegoro, Bisa Selamat Usai Polisi Datang

"Setelah korban teriak pencurian lalu pelaku dihajar massa, pelaku sudah kita amankan di Polsek sekarang " Ujarnya dikonfirmasi Surya. 

Dari hasil penyidikan, pelaku diketahui sudah melakukan aksi di 16 titik TKP di wilayah hukum Bojonegoro. Di antaranya di Kecamatan Kanor dan Sumberejo.

Aksi di belasan titik itupun dilakukan seorang diri, tanpa melibatkan orang lain atau komplotan pelaku curanmor.

Untuk pengembangan kasus ini nantinya akan dilimpahkan ke Satreskrim Polres Bojonegoro, akan diungkap bagaimana sepak terjang pelaku yang kerap meresahkan masyarakat.

"Pelaku mengaku mencuri motor di 16 TKP, di Kecamatan Kanor 8 titik dan di Sumberejo juga 8 titik," Pungkasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved