Cegah Pungli Parkir di Bazar Djadoel Kota Blitar, Pemkot Dirikan Dua Posko

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar mendirikan dua posko untuk mengawasi pelaksanaan parkir di acara Bazar Djadoel di Alun-alun, Jumat (5/4/2019).

Cegah Pungli Parkir di Bazar Djadoel Kota Blitar, Pemkot Dirikan Dua Posko
surabaya.tribunnews.com/samsul hadi
Kondisi parkir pengunjung Bazar Djadoel di sebelah utara Alun-alun Kota Blitar, Jumat (5/4/2019). 

SURYA.co.id | BLITAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar mendirikan dua posko untuk mengawasi pelaksanaan parkir di acara Bazar Djadoel di Alun-alun, Jumat (5/4/2019).

Dengan adanya posko itu, Dishub berharap dapat meminimalisir praktik pungutan liar parkir di lokasi.

"Poskonya kami dirikan di utara dan selatan Alun-alun. Masyarakat yang merasa terkena pungli parkir di acara ini, bisa langsung melapor ke posko," kata Kepala Dishub Kota Blitar, Priyo Suhartono.

Priyo mengatakan, dalam acara Bazar Djadoel ini tarif parkir di tepi jalan yang dipakai yaitu tarif parkir insidentil. Tarif parkir insidentil untuk sepeda motor Rp 3.000, sedangkan untuk mobil Rp 5.000. Para juru pakir (jukir) dilarang memungut tarif di atas itu.

"Kalau tarif biasanya untuk sepeda motor Rp 2.000 dan mobil Rp 3.000," ujarnya.

Selain itu, pendirian posko juga untuk mengantisipasi adanya parkir liar di tepi jalan. Parkir liar ini yang tidak menggunakan karcis resmi dari Dishub. Parkir liar ini biasanya memungut tarif melebihi tarif yang sudah ditentukan Dishub.

"Kalau jukir mau menambah pungutan ke pengendara untuk biaya penitipan helm silakan. Tapi harus ada kesepakatan dari jukir dan pengendara. Yang jelas, dari kami (Dishub) tidak ada biaya penitipan helm," katanya.

Dikatakannya, untuk acara Bazar Djadoel, Dishub menyiapkan beberapa titik parkir di pinggir jalan. Yaitu, di Jl Semeru, Jl Masjid, Jl Merapi, dan Jl Lawu. Separo badan jalan di beberapa titik itu diapakai untuk parkir kendaraan pengunjung Bazar Djadoel.

"Kendaraan tetap bisa melintas di lokasi," ujarnya.

Acara Bazar Djadoel sendiri digelar selama empat hari mulai Jumat (5/4/2019) sampai Senin (8/4/2019). Acara itu diadakan rutin tiap tahun untuk merayakan Hari Jadi Kota Blitar. Acara itu diikuti sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, dan perusahaan swasta.

Beberapa perwakilan dari luar kota juga ikut meramaikan stan di Bazar Djadoel. Bazar Djadoel ini menjadi ajang memamerkan kuliner, kerajinan, dan produk industri kecil menengah di Kota Blitar. Stan-stan di acara itu dikonsep tradisional seperti zaman dulu. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved