Video Kronologi Biduan Dangdut Tolak Layani Hubungan Intim Berempat Dibunuh 3 Pelanggannya

Video kronologi biduan dangdut menolak melayani hubungan intim berempat lalu dibunuh oleh 3 orang pelanggannya ada di artikel ini.

SURYA.CO.ID -  Video kronologi biduan dangdut menolak melayani hubungan intim berempat lalu dibunuh 3 orang pelanggannya di Deli Serdang, Sumatera Utara, ada di artikel ini.

Polisi bisa mengungkap kasus pembunuhan NH alias Lisa (37), sang biduan, setelah seorang pelaku menyerahkan diri.

Sang pelaku berharap polisi hanya memidanakan dirinya, namun dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan pelaku pembunuhan adalah tiga orang.

Dikutip Tribun Video (grup Surya.co.id) dari Tribratanews.com, pelaku pembunuhan Lisa adalah Parningotan Budi Utomo Tampubolon (26), Hisar Alexander Manurung (27), serta Toni Sandro Sampurna Hutabarat (36).

VIRAL VIDEO Detik-detik Pemuda 26 Tahun Bunuh Kekasih Berusia 75 Tahun Usai Berhubungan Intim

Viral Video Kronologi Makam Ferolin Dibongkar di Manado, Aksi Keji Suami Terungkap Lewat Mimpi

Ingat Ryan Jagal Romantis dari Jombang yang Membunuh 11 Orang? Kondisinya Kini Berubah Total

TERUNGKAP Siswi SMP Kecanduan Berhubungan Intim dengan Banyak Pria, Ini Dampak & Cara Mengobatinya

UPDATE TERBARU Kasus Guru Honorer Dimutilasi, Tiga Motif Guru Budi Dihabisi dan Sosok Pelakunya

Kapolres Deli Serdang AKBP Eddy Suryantha Tarigan, melalui Paur Subbag Humas Iptu Masfan Naibaho menjelaskan ketiga pelaku membunuh korban karena menolak ajakan berhubungan badan berempat.

Ketiga pelaku yang datang ke kafe diketahui membooking korban dan mengajaknya ke suatu tempat milik pelaku Budi pada Kamis (28/3/2019).

Setelah tiba di lokasi, korban tidak mau diajak berhubungan intim dikarenakan para pelaku meminta hubungan tiga lawan satu atau berempat.

Selain itu korban menolak karena tidak sesuai dengan bayaran Rp 200.000 dan perjanjian awal.

Korban yang terus dipaksa pelaku berhubungan badan berempat kemudian berteriak.

Teriakan korban membuat para pelaku langsung mendorong tubuh korban hingga terjatuh.

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved