Berita Mojokerto

Jelang Pemilu 2019, Dispendukcapil Kota Mojokerto Jemput Bola Lakukan Perekaman e-KTP

Jelang Pemilu 2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto melakukan perekaman e-KTP secara jemput bola

Jelang Pemilu 2019, Dispendukcapil Kota Mojokerto Jemput Bola Lakukan Perekaman e-KTP
surya/danendra kusumawardana
warga Kota Mojokerto, khususnya yang berusia 17 tahun berbondong-bondong mengurus e-KTP jelang Pemilu 2019di Kantor Dispendukcapil yang berada di gedung Graha Mojokerto Service City (GMSC), Kamis (4/4). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Jelang Pemilu 2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto melakukan perekaman e-KTP secara jemput bola. Proses perekaman dengan cara jemput bola menyasar kampus dan sekolah-sekolah.

"Kami melakukan perekaman e-KTP untuk pemilih pemula yang sampai tanggal 17 April nanti diperkirakan memiliki hak untuk wajib KTP. Kami melakukan perekaman terlebih dahulu, sehingga per tanggal 17 April 2019 sudah tercetak e-KTP-nya. Sehingga mereka bisa ikut serta dalam pemilihan," kata Kepala Bidang Pelayanan Dispendukcapil Kota Mojokerto, Hasta Priyangga, Kamis (4/4/2019).

Hasta mengatakan pemilih pemula di Kota Mojokerto berjumlah 283 orang. Namun, Hasta menjelaskan data warga berusia 17 tahun yang berhak mendapat e-KTP bukanlah statis, melainkan dinamis. Jumlahnya, setiap hari bertambah.

"Karena sifatnya yang dinamis jumlah warga yang menginjak usia 17 tahun tiap hari bertambah. Kami terus melakukan perekaman dengan cara jemput bola. Selain itu, kami tetap membuka layanan perekaman maupun percetakan e-KTP sampai tanggal 17 April 2019," katanya.

Hasta menyebutkan, warga yang wajib e-KTP 105.793 orang. Warga yang telah melakukan perekaman berjumlah 99.660 orang.

"Yang belum melakukan perekaman berjumlah 6.133 orang. Sebanyak 6.133 orang ini merupakan data anomali mungkin meninggal tidak mengurus surat kematian, tidak berdomisili di Kota Mojokerto atau niknya ganda. kami akan melakukan penghapusan hari senin besok (9/4). Perhari sebanyak 25 sampai 50 orang yang mengurus e-KTP," sebutnya.

Sementara itu, salah satu warga Magersari, Sinta Dinakristina tengah mengurus e-KTP untuk pemilu yang digelar 17 April 2019 mendatang. Sebab, usia Sinta telah menginjak 17 tahun.

"Saya mengurus e-KTPbaru untuk pemilu. Saya merupakan pemilih pemula. Yang saya tahu syarat untuk bisa menggunakan hak pilih harus mempunyai e-KTP. Pengurusan e-KTP sangat cepat hanya menunggu 10 menit langsung bisa jadi," tandas Sinta.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved