DPRD Surabaya

Gelar Turnamen Ketua DPRD Cup,  DPRD Surabaya Wadahi Bakat Catur Warga

Gelar Turnamen Ketua DPRD Cup, DPRD Surabaya Wadahi Bakat Catur Warga Surabaya.

Gelar Turnamen Ketua DPRD Cup,  DPRD Surabaya Wadahi Bakat Catur Warga
SURYAOnline/nuraini faiq
CATUR - Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji dan Ketua Umum Percasi Surabaya yang juga anggota DPRD Surabaya Budi Leksono bersama Piala Catur Ketua DPRD Cup, di Surabaya, Kamis (4/4/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kesempatan bagi warga Surabaya yang memiliki bakat dan kemampuan main catur. Siapa pun, laki perempuan, tua muda, bahkan anak-anak sekalipun bisa mengasah kemampuan bermain catur mereka di Turnamen Catur Piala Ketua DPRD Kota Surabaya.

Turnamen tersebut akan digelar di Gedung DPRD Kota Surabaya Jl Yos Sudarso pada Sabtu (6/4/2019) mendatang, yang berlabel Turnamen Catur Cepat G20 se-Kota Surabaya.

Warga yang ber-KTP Surabaya berkesempatan mengikuti olahraga otak yang berhadiah total jutaan rupiah tersebut. Turnamen berlabel G20 maknanya main catur yang dibatasi waktu 20 menit. Siapa pun boleh turun di turnamen ini.

"Banyak di kampung-kampung warga asyik main catur. Betah berjam-jam karena menikmati. Mereka perlu diwadahi dalam turnamen, biar makin terpacu dan bakat caturnya tersalurkan," ujar Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji, Kamis (4/4/2019).

Turnamen yang berhadiah uang tunai dan piala itu diinisiasi oleh Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji dan anggotanya, Budi Laksono.

Budi yang Anggota DPRD Surabaya dari PDIP itu tidak lain adalah Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Surabaya.

Turnamen ini merupakan wadah yang diberikan khusus kepada pada pecinta catur yang tinggal di Surabaya. Petandingan yang digelar seharian itu sekaligus untuk mencari bibit muda yang kelak bisa menjadi atlet catur andal.

Saat ini diakui Cak Ji, sapaan akrab Armuji, belum banyak wadah atau tempat menunjukkan para jago catur Surabaya. Biasanya hanya ada kejuaraan catur di KONI yang tujuannya untuk pembinaan. Kemudian mereka yang dalam usia pembinaan itu untuk mengasah kemampuan memainkan strategi catur dengan mengikuti turnamen.

Yang kerap digelar adalah Turnamen Catur Wali Kota. Namun turnamen Wali Kota tersebut tidak fokus pada warga Surabaya. Semua warga maupun atlet yang ikut bisa dari luar Surabaya. Ini salah satu turnamen catur selain dari KONI Surabaya.

Meskipun selama ini sudah ada turnamen catur, namun frekuensinya dirasa belum memadahi.

Perlu terus digelar turnamen dengan frekuensi lebih sering. Selain itu perlu digelar turnamen lagi dengan skala lebih luas. Turnamen seperti Ketua DPRD Cup ini bisa menjadi pengisi dahaga para pecinta catur.

200 Peserta
Turnamen yang digelar DPRD Kota Surabaya bersama Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Surabaya ini bertujuan untuk merangsang animo dan ketertarikan generasi muda untuk bermain catur. Selain itu agar semua warga terhibur karena disiapkan hadiah uang tunai.

Warga Surabaya perlu diwadahi bakat dan minat mereka. Apalagi olahraga catur sebenarnya sudah diminati hingga di kampung-kampung. Bahkan tidak sedikit warung kopi yang menyediakan papan catur lengkap dengan jam catur atau timernya.

Budi Leksono, panitia yang juga Ketua Percasi Kota Surabaya menambahkan bahwa saat pertandingan digelar nanti, semua pecatur akan berada di gedung DPRD Kota Surabaya. Baik pecatur profesional maupun amatir bebas beradu pintar lewat catur.

"Kami menargetkan setidaknya ada 200 peserta turnamen ini. Hingga saat ini sudah mendekati angka target tersebut. Peserta silakan membawa papan catur dan wajib bersepatu," kata Budi. (fai)

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved