Breaking News:

Pemilu 2019

Simulasi Pengamanan Pemilu di Pasuruan, Maksimalkan Petugas Gabungan dari Sejumlah Unsur

Simulasi perlu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana persiapan menghadapi Pemilu 2019.

surya.co.id/galih lintartika
Anggota Satpol PP, Linmas bersama TNI, Polri saat simulasi pengamanan jelang Pemilu 2019, Rabu (3/4/2019). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Latihan gabungan jelang pengamanan Pemilu 2019, baik Pilpres maupun Pileg digelar di Kabupaten Pasuruan, Rabu (3/4/2019).

Latihan ini diikuti petugas gabungan dari Satpol PP, Linmas, pemadam kebakaran, TNI dan Polri.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya menjelaskan, ini merupakan simulasi terakhir jelang Pemilu.

Menurutnya, simulasi perlu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana persiapan menghadapi Pemilu 2019.

Dikatakan dia, pemilu 2019 ini, bakal menghabiskan tenaga ekstra seiring dengan banyaknya jenis kertas suara.

"Kegiatan simulasi ini, untuk melatih kesiap siagaan personil jelang pemilu. Terutama personil Linmas, yang banyak kami libatkan dalam kegiatan pemilu," katanya.

Dalam latihan gabungan itu diceritakan, ratusan warga Desa Pariyangan meluruk kantor desa setenpat.

Mereka mengamuk dan membakar kantor desa setempat.

Amukan warga ini dipicu karena hasil pemilu yang dinilai aneh dan tidak memuaskan warga.

Petugas gabungan dari Satpol PP, Linmas, pemadam kebakaran, TNI dan Polri yang dengan cekatan langsung berusaha menghadang warga.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved