Pelajar yang Jadi Korban Gempa di Sumenep Dapat Kelonggaran Ikut Ujian Susulan

Peserta UNBK di Raas, kabupaten Sumenep yang menjadi korban gempa di Sumenep, Selasa (2/4/2019), dapat mengikuti ujian susulan.

Pelajar yang Jadi Korban Gempa di Sumenep Dapat Kelonggaran Ikut Ujian Susulan
ist
Salah satu pelajar di Sumenep yang menjadi korban gempa bumi di Sumenep, Selasa (2/4/2019) 

SURYA.co.id | SUMENEP - Peserta UNBK di Raas, kabupaten Sumenep, menjadi korban gempa di Sumenep, Madura, Selasa (2/4/2019).

Akibatnya, siswa SMA Al Fanisa itu harus menjalani perawatan dan terpaksa tidak mengikuti UNBK

Gempa berkekuatan 5,0 SR tersebut mengguncang kawasan Raas dan berdampak pada salah satu sekolah yang tengah menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tersebut.

Gempa itu menggoyang bangunan sekolah dan membuat tembok sekolah roboh lalu menimpa salah seorang siswa yang tengah ujian. Siswa tersebut akhirnya dilarikan ke Puskesmas Raas lantaran tertimpa keramik tembok rekolah yang roboh.

"Saya menerima laporan dari gempa tadi pagi, ada siswa yang tertimpa keramik tembok. Dia sedang UNBK, dan langsung dilarikan ke Puskesmas Raas," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (2/4/2019) siang.

Mayat Pria Bersimbah Darah di Jembatan Gadang Kota Malang. Diduga Korban Pembunuhan

Ahmad Dhani Lebih Nyaman di Rutan Medaeng Daripada Lapas Cipinang. Berikut Alasannya

Sejauh ini laporan yang masuk ke dirinya baru ada satu siswa yang terdampak dan dilarikan ke puskesmas.

Lebih lanjut, Khofifah menyebutkan di sekolah tersebut tetap melangsungkan UNBK.

"Setelah dicek, ternyata memang sekolahnya nggak menggunakan listrik, jadi mereka menggunakan genset sehingga ujian tetap dilanjutkan," kata gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini.

Sedangkan bagi siswa yang terkena keramik tembok yang roboh, Khofifah menegaskan siswa tersebut akan diberikan fasilitas untuk ujian ulang. Sehingga tidak sampai harus tercoret dari kehadiran ujian.

"Saya sudah terima foto laporannya. Satu siswa ini akan dirawat dulu di puskesmas dan akan diberikan ujian lagi," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved