Berita Pamekasan

Jelang Ramadan, Harga Sapi Jantan di Pamekasan Diprediksi Naik Hingga Rp 1 Juta Per Ekor

Harga sapi lokal biasanya dijual di kisaran Rp 10 juta hingga Rp 14 juta sesuai dengan besarnya ukuran tubuh sapi.

Jelang Ramadan, Harga Sapi Jantan di Pamekasan Diprediksi Naik Hingga Rp 1 Juta Per Ekor
tribun madura/kuswanto ferdian
Suasana ramainya pedagang hewan Sapi di Pasar Keppo Pamekasan, Selasa (2/4/2019). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Jelang datangnya bulan suci Ramadan, harga hewan ternak sapi jantan di pasar hewan 17 Agustus dan di Pasar Keppo Pamekasan diprediksi mengalami kenaikan rata-rata sekira Rp 1 juta per ekornya.

Hal tersebut disampaikan Bunali, seorang juragan peternak sapi di Kabupaten Pamekasan.

"Diperkirakan kenaikan harga sapi jantan ini akan terus terjadi hingga dua hari menjelang Ramadan," ujar Bunali, Selasa (2/4/2019).

Bunali menjelaskan, harga sapi lokal yang biasanya dijual di kisaran Rp 10 juta hingga Rp 14 juta sesuai dengan besarnya ukuran tubuh sapi.

"Kini naik, yang Rp 10 juta menjadi Rp 11 juta, dan seterusnya. Begitu juga dengan sapi limosin dari Australia. Biasanya antara Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per ekornya, kini naik Rp 1 juta per ekornya, yakni yang Rp 20 juta menjadi Rp 21 juta per ekornya," terang Bunali.

Kenaikan harga hewan sapi ini, kata Bunali baru terjadi hari ini, sebulan menjelang Ramadan.

Menurut Bunali, kenaikan harga hewan sapi ini sudah biasa terjadi setiap tahun menjelang Ramadan.

Hal ini, kata Bunali, dikarenakan konsumen meningkat seiring syukuran yang dilakukan umat muslim, sebelum melaksanakan ibadah puasa.

"Selain untuk hewan kurban, banyak juga warga yang membeli hewan sapi untuk dipelihara. Harga sapi kecil untuk dipelihara juga mengalami kenaikan. Penyebabnya biaya transportasi dari berbagai Kabupaten yang tinggi untuk menuju ke pasar hewan yang ada di Kabupaten Pamekasan," jelas Bunali.

Selain harga sapi mengalami kenaikan, kata Bunali, jumlah transaksi hewan sapi di pasar hewan 17 Agustus dan Pasar Kepo Pamekasan, juga mengalami kenaikan sekitar 30 persen dari hari biasanya.

Sedangkan, sapi yang dijual di pasar ini kebanyakan dari luar Madura, yakni dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Dari Jawa Barat juga ada termasuk sapi lokal yang dari Purwakarta jumlahnya sedikit yang dipasok kesini," kata Bunali.

Kenaikan harga sapi di pasar hewan 17 Agustus dan Pasar Kepo Pamekasan, menurut Bunali diperkirakan akan terus terjadi hingga dua hari menjelang Ramadan. (Kuswanto Ferdian)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved