Berita Pasuruan

Investasi Jeblok, Pengangguran Terbuka Meningkat Tajam di Kabupaten Pasuruan

Sejak 2016, peluang investasi di kawasan yang diklaim sebagai Segitiga Emas Jatim ini cenderung jeblok sekitar Rp 10 triliun.

Investasi Jeblok, Pengangguran Terbuka Meningkat Tajam di Kabupaten Pasuruan
surya.co.id/galih lintartika
Samian, buruh rawat kambing saat menjaga kambing-kambing bosnya di area Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) Pasuruan. 

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menyebut, bertambahnya jumlah pengangguran tersebut berkorelasi dengan jumlah kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor industri formal.

Dikatakan Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan, ini menjadi isu stretegis yang menjadi perhatian untuk bersama-sama menemukan strategi yang tepat dalam mengatasinya.

Berdasarkan catatan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pasuruan, jumlah tenaga kerja yang di PHK pada tahun 2018 mencapai 2.314 orang.

Jumlah ini melonjak tajam jika dibanding tahun 2017 yang hanya tercatat 840 tenaga kerja atau naik sekitar 275 persen.

Terdapat peningkatan jumlah kasus PHK yang cukup signifikan jika dibanding tahun 2017.

Menurut Bupati Irsyad Yusuf, tidak dapat dipungkiri bahwa sektor industri formal manufaktur menjadi tumpuan terbesar dalam penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan daerah.

Salah satu solusinya, sektor industri nonformal menjadi sangat strategis untuk terus dikembangkan.

“Program pelatihan ketrampilan bagi masyarakat akan kami evaluasi secara menyeluruh. Sehingga bisa lebih efektif mendukung terciptanya iklim yang kondusif bagi berkembangnya usaha mikro dan tumbuhnya wirausaha baru,” jelas Bupati Irsyad Yusuf.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved