Berita Tuban

15.383 Wajib Pajak Belum Laporkan SPT 2018, Begini Kata KPP Pratama Tuban

Jumlah wajib pajak di Kabupaten Tuban belum sepenuhnya melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak penghasilan 2018

15.383 Wajib Pajak Belum Laporkan SPT 2018, Begini Kata KPP Pratama Tuban
SURYAOnline/sudarsono
Wajib pajak melaporkan SPT tahunan dipandu petugas pelayanan KPP Pratama Tuban, Senin (1/4/2019).  

SURYA.co.id | TUBAN - Jumlah wajib pajak di Kabupaten Tuban belum sepenuhnya melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak penghasilan 2018. Berdasarkan data dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tuban menyebutkan, ada 45.584 jumlah wajib pajak wajib SPT di Tuban.

Rinciannya, untuk badan hukum ada 5.714, Orang pribadi (OP) non karyawan 11.440, OP karyawan 28.430. Kendati demikian, belum semuanya melaporkan SPT.

"Pelaporan pajak 2018 belum semuanya, wajib pajak belum melaporkan semua, jadi masih sifatnya data sementara," Kata Kasi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Tuban, Binanto Suryono dikonfirmasi Surya, Selasa (2/4/2019).

Binanto menjelaskan, dari jumlah total wajib pajak yang baru melaporkan atau realisasi SPT baru sejumlah 30.201 wajib pajak.

Rinciannya, untuk badan hukum 2.028, OP nonKaryawan 2.772, OP karyawan 25.401.

Dengan adanya data yang masih banyak belum melapor, maka pihak KPP mengharap agar yang belum melapor bisa segera mengurusnya.

"Telat pun masih boleh melaporkan, namun ada dendanya, Untuk wajib pajak pribadi yang telat didenda Rp 100 ribu, sedangkan untuk yang berbadan hukum didenda Rp 1 juta," pungkasnya.

Data yang dihimpun Surya, untuk pelaporan SPT tahunan 2018 bagi wajib pajak pribadi dimulai awal Januari hingga 1 April 2019, setelah sebelumnya ditutup 31 Maret.

Sedangkan untuk wajib pajak badan hukum dimulai Januari hingga akhir April 2019.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved