Berita Malang

Pasar Rakyat Transformasi Jadi Destinasi Wisata Belanja

Pemkot Malang tengah membangun Pasar Rakyat modern yang nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung.

Pasar Rakyat Transformasi Jadi Destinasi Wisata Belanja
surya/hayu yudha prabowo
Suasana Pasar Oro-Oro Dowo Kota Malang 

Kata Wahyu, Pasar Sukun dan Pasar Sawojajar pembangunannya akan menggunakan dana APBD senilai Rp 6 miliar dan Rp 3,5 miliar.

Sedangkan untuk Pasar Mergan dan Pasar Kasin akan menggunakan DAK masing-masing senilai Rp 2,4 miliar dan Rp 600 juta.

"Kami secara bertahap memang berharap semua pasar bisa direvitalisasi. Kami juga ingin semua pasar di Kota Malang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI)," ucapnya.

Kota Malang sepertinya harus berbangga diri, sebab dari 16 Pasar Rakyat di Indonesia yang berpredikat SNI, Pasar Oro-oro Dowo sudah mendapatkan berpredikat SNI.

Pasar Oro-oro Dowo sendiri merupakan satu-satunya Pasar Rakyat di Jawa Timur yang telah memperoleh gelar SNI.

"Kita semua warga Malang harus bersyukur, bahwa Kota Malang kini memiliki Pasar Rakyat yang berstatus SNI," ujarnya.

Kendati demikian, dengan adanya revitalisasi, sedikit banyak sudah memberikan image kalau Pasar Rakyat menjadi nyaman dalam berbelanja.

Pemkot Malang juga tetap berkomitmen menghidupkan Pasar Rakyat, karena ada kekhasan tersendiri di pasar rakyat, yakni tawar menawar yang tidak ditemui di Pasar Modern.

"Pasar Rakyat harus sehat dan modernisasi, kita tingatkan fasilitasnya dan tertata dengan baik, sehingga pasar rakyat menjadi tujuan konsumen untuk berbelanja. Pasar rakyat modern masih ada tawar-menawar, tapi masih harga yang wajar," tandasnya.

Penulis: Hesti Kristanti
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved