Berita Mojokerto

BNN Kota Mojokerto Ungkap Peredaran Sabu & Ekstasi Rp 1,2 Miliar, Narkoba Disimpan di Botol Teh

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto mengungkap pengiriman narkoba sabu dan ekstasi senilai Rp 1,2 miliar

BNN Kota Mojokerto Ungkap Peredaran Sabu & Ekstasi Rp 1,2 Miliar, Narkoba Disimpan di Botol Teh
surya/danendra kusumawardana
Kepala BNN Kota Mojokerto, AKBP Suharsih, menunjukkan barang bukti sabu dan kemasan botol minuman teh. Ahmad Fauzan (34) menyembunyikan sabu dan ekstasi ke dalam kemasan botol minuman teh, Senin (1/4/2019). 

"Menurut keterangan dari tersangka, 1 gram sabu dijual dengan harga Rp 1.500.000 dan ekstasi dijual dengan harga Rp 500.000 per satu butir. Ekstasi dijual kepada pengecer," ungkap Suharsih.

Sementara itu, Fauzan mengaku baru dua kali melakukan pengiriman narkoba. Fauzan mendapatkan barang haram itu dari Sidoarjo.

"Saya baru dua kali melakukan pengiriman. Saya mendapatkan upah Rp 5 juta setelah barang sampai di tangan pembeli. Saya terpaksa menjadi kurir karena faktor ekonomi," pungkasnya.

Fauzan akan dijerat Pasal 112 Ayat 1 UU Narkotika dengan hukuman penjara paling lama 12 tahun.

Selain, Fauzan, BNN Kota Mojokerto juga meringkus Dwi Atmoko (38) warga Pati, Jawa Tengah.

Dwi Atmoko adalah teman Fauzan yang saat penangkapan ternyata positif mengonsumsi sabu.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved