Berita Mojokerto

BNN Kota Mojokerto Ungkap Peredaran Sabu & Ekstasi Rp 1,2 Miliar, Narkoba Disimpan di Botol Teh

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto mengungkap pengiriman narkoba sabu dan ekstasi senilai Rp 1,2 miliar

BNN Kota Mojokerto Ungkap Peredaran Sabu & Ekstasi Rp 1,2 Miliar, Narkoba Disimpan di Botol Teh
surya/danendra kusumawardana
Kepala BNN Kota Mojokerto, AKBP Suharsih, menunjukkan barang bukti sabu dan kemasan botol minuman teh. Ahmad Fauzan (34) menyembunyikan sabu dan ekstasi ke dalam kemasan botol minuman teh, Senin (1/4/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto mengungkap pengiriman narkoba sabu dan ekstasi senilai Rp 1,2 miliar, Senin (1/4/2019). Upaya pengiriman narkoba ini dilakukan dengan modus baru, yakni menyembunyikan di dalam kemasan botol minuman teh ukuran 1.000 ML.

"Di dalam botol minuman teh terdapat sabu dan ekstasi. Sebagian narkoba juga disimpan di bawah kursi mobil," kata Kepala BNN Kota Mojokerto AKBP Suharsih saat menggelar rilis kasus perkara.

BNN Kota Mojokerto mencokok Ahmad Fauzan (34) warga Desa Awang-Awang, Mojosari, Kabupaten Mojokerto, di pintu gerbang Tol Penompo tepatnya di Desa Mlirip, Jetis, Kabupaten Mojokerto mengarah ke Kabupaten Jombang, Sabtu (30/3) sekitar pukul 19.20 WIB. Fauzan hendak mengirimkan sabu dan ekstasi ke Madiun dengan mengendarai mobil Suzuki Ertiga silver Nopol W 1334 YZ.

Kendati demikian, pihak BNN Kota Mojokerto belum dapat memastikan, jika tersangka merupakan jaringan Lapas Madiun. Saat proses penangkapan BNN Kota Mojokerto berkoordinasi dengan pihak Tol Jasa Marga dan petugas PJR Tol untuk membuka satu pintu gerbang saja.

Hal itu dilakukan gunakan memperlambat arus lalu lintas, sehingga mempermudah proses penangkapan.

"Sebelumnya, Jumat (29/3) kami melakukan maping dan profiling terhadap tersangka. Lalu kami melakukan pengawasan ketat pada keesokan harinya, Sabtu (30/3). Pada hari itu juga tersangka diduga hendak mengirimkan narkoba ke Madiun dengan melewati jalan tol. Kami standby di tol arah Mojokerto-Jombang pukul 14.00 WIB, sekitar pukul 19.20 WIB kami menangkap tersangka," jelasnya.

Suharsih menjelaskan, tersangka merupakan kurir narkoba antarkota. Selain mengirimkan sendiri, tersangka juga memanfaatkan jasa ekspedisi.

"Tetapi tersangka tidak mengaku kalau pernah mengirimkan narkoba melalui jasa ekspedisi," paparnya.

Dari hasil penangkapan ini, petugas BNN Kota Mojokerto mengamankan barang bukti sabu seberat 3 ons atau 294 gram, ekstasi 1.053 butir dan satu timbangan elektrik yang disimpan di rumah kontrakan Fauzan.

Untuk nominalnya, 3 ons sabu berkisar Rp 450 juta, sedangkan ekstasi berkisar Rp 750 juta.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved