Berita Entertainment

Vanessa Angel Buat Tahanan Lain Penasaran saat Pindah ke Medaeng, Alasan Polisi Perketat Keamanan

Vanessa Angel Buat Tahanan Lain Penasaran saat Pindah ke Medaeng, Alasan Polisi Perketat Keamanan

Vanessa Angel Buat Tahanan Lain Penasaran saat Pindah ke Medaeng, Alasan Polisi Perketat Keamanan
surya.co.id/mohammad romadoni
Vanessa Angel Buat Tahanan Lain Penasaran saat Pindah ke Medaeng, Alasan Polisi Perketat Keamanan 

Dari mucikari D, lantas disambungkan ke beberapa mucikari hingga ke artis VA.

Barbie Ajak Bertemu Setelah Dikirimi Foto Alat Kelamin Korban via WA, Ternyata Modus Perampokan

VIRAL VIDEO Syahrini Murka Tersebar Sebulan Setelah Nikahi Reino Barack, Begini Doa Bima Arya

Detik-detik Pasangan Gancet Saat Berhubungan Intim, Videonya Viral, Ini Penjelasan Menurut Medis

Pembantaran

Terkait upaya pembantaran yang diajukan oleh pihak kuasa hukum Vanessa, Kepala Rutan Klas II Perempuan Surabaya, Siti Viona Aidilla menyebutkan jika pembantaran itu baru dapat dilakukan untuk kondisi yang benar-benar kritis.

Pasalnya, pembantaran harus dirawat di rumah sakit, yang butuh pengawasan ketat.

"Kalau dia masih berkegiatan atau beraktivitas, maka cek ke dokter saja. Di rutan perempuan kan ada poli, ada dokternya juga, kita lihat rujukan dokter juga, nanti yang memutuskan bantar atau tidak dokter rutan. Mereka yang tahu kondisinya warga binaan, tapi untuk sementara ini vanessa sehat kok," terangnya, Sabtu, (30/3/2019).

Disinggung soal kegiatan Vanessa selama masa karantina, Viona mengatakan jika Vanessa tidak memiliki kegiatan lain selain berbaur dengan tahanan baru lainnya.

"Tidak ikut kegiatan dulu, biar tidak terbebani. Dia hanya berbaur saja dengan tahanan baru yang lain," tegasnya.

Alasan Rian Subroto Berani Sewa Vanessa Angek Rp 80 Juta

Jaksa membongkar praktik prostitusi online yang melibatkan Pengusaha Tambang, Rian Subroto dan artis FTV Vanessa Angel.

Dari sidang di PN Surabaya, terungkap Rian sang penyewa Vanessa Angel Rp 80 juta berawal dari tawaran Dhani (buron) hingga mucikari artis menyodorkan nama Vanessa Angel

Dalam sidang tersebut, Jaksa Sri Rahayu Saat membacakan dakwaan. ia mengatakan, nama pengguna Vanessa Angel adalah Rian Subroto.

Awal mula kasus terjadi di awal bulan Desember 2018 saat Rian Subroto sedang berada di Cafe Delight alamat Gading Sari Lumajang bertemu dengan Dhani. Lalu Dhani menawari Rian seorang perempuan.

Dhani kemudian sanggup mencarikan artis wanita atau selebgram untuk diajak kencan.

Dhani kemudian menghubungi mucikari artis Tentri Noventa (TN) untuk mencarikan yang diinginkan oleh kliennya. Namun, TN hanya mengenal Avirellya Shaqila saja.

Kemudian TN menghubungi temannya yang bernama Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy (terdakwa berkas terpisah) untuk dikomunikasikan dengan Vanessa Angel.

"Keinginan untuk membooking Vanessa disampaikan oleh Nindy dengan menghubungi Fitriandri alias Vitly Jen untuk membooking Vanessa Angel. Selanjutnya Fitri menghubungi Endang," kata Sri Rahayu.

Berawal dari mucikari ES, Vanessa Angel akhirnya menyetujui untuk diterbangkan ke Surabaya dengan harga yang telah disepakati antar muncikari, yakni Rp 80 juta untuk Vanessa dan Rp 25 juta untuk Avriellya.

Kasus prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa Angel ini memang memasuki babak baru. Senin (25/3), dua muncikari yang sudah ditetapkan sebagai tersangka menjalani sidang perdana.

Endang Suhartini (ES) alias Siska dan TN menjalani sidang perdana kasus prostitusi online di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Mereka tiba di PN Surabaya dari Rutan Medaeng bersama tahanan lainnya pada pukul 12.30 WIB.

Sekitar satu jam kemudian, keduanya keluar dari ruang tahanan menuju ke Ruang Sidang Garuda.

Keduanya menggunakan kemeja berwarna putih. TN mengenakan kerudung warna pink dan menutupi wajah dengan rambut panjangnya.

Sedangkan ES mengenakan masker dan kacamata hitam untuk menutupi wajah. Mereka ditemani oleh kuasa hukum ketika memasuki ruangan sidang.

Kedatangannya ini pun cukup menarik perhatian pengunjung PN karena keduanya dikerumuni oleh awak media.

Saat ditanya terkait kesiapan terdakwa, salah satu terdakwa Siska mengaku siap selama jalani sidang.

Dia hanya mengangguk saat ditanya kesiapan dirinya dan ditegaskan oleh kuasa hukumnya Franky Desima Waruwu.

"Siap," kata Siska.

“Yang pasti kami siap jalani sidang dan kami akan simak dulu dakwaan dari Jaksa,” kata Franky.

Ada empat jaksa Kejati Jawa Timur, di antaranya Sri Rahayu, Nur Laila, Farida Hariani dan Novan Arianto ditunjuk sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara ini dan membacakan dakwaan.

Kedua muncikari ini didakwa dengan Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 27 ayat 1 UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved