Berita Tuban

Terkait Dugaan Kasus Ujaran Kebencian, Said Aqil: Belum Ada Panggilan

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj menganggapi pertanyaan wartawan atas dugaan kasus ujaran kebencian yang dilakukannya.

Terkait Dugaan Kasus Ujaran Kebencian, Said Aqil: Belum Ada Panggilan
SURYA.co.id/M. Sudarsono
Ketua Umum PBNU, Kyai Said Aqil Siroj saat menjawab pertanyaan wartawan sebelum meninggalkan pendopo, Minggu (30/3/2019) 

SURYA.co.id | TUBAN - Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj menganggapi pertanyaan wartawan atas dugaan kasus ujaran kebencian yang dilakukannya.

Said Aqil menyatakan siap jika ada panggilan dari kepolisian atas laporan yang mencatut dirinya.

"Saya siap jika dipanggil," Jawab Ketum PBNU kepada wartawan usai menghadiri acara pelantikan PCNU Tuban dan juga Harlah NU ke 96, di Pendopo Krida Manunggal, Minggu (30/3/2019).

Namun, pria kelahiran Cirebon itu menjelaskan hingga kini belum ada panggilan terhadap dirinya atas kasus tersebut.

Kendati belum ada panggilan dari polisi, ia menyatakan kesiapan apabila diperlukan untuk dipanggil.

"Ya siap kalau dipanggil, yang jelas sampai sekarang belum ada panggilan dari polisi," Pungkas Kyai Said sebelum meninggalkan lokasi.

Sekadar diketahui, Ketum PBNU dua periode itu dilaporkan Kelompok Aliansi Anak Bangsa (AAB) ke Bareskrim Polri dengan dugaan penghinaan atau ujaran kebencian.

"Dalam percakapan, eksplisit dia menyatakan bahwa di kelompok 02 dalam pilpres ini terdapat kelompok radikalis, ekstremis, dan teroris," ungkap Ketua AAB sekaligus pelapor, Damai Hari Lubis, dikutip dari Kompas.com, Selasa (19/3/2019).

Laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian dengan nomor LP/B/0309/III/2019/ BARESKRIM tertanggal Senin (18/3/2019).

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved